Partisipasi Pemilih di PSU Turun

Proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 5 Desa Maria Kecamatan Wawo, Rabu (24/4). (Suara NTB/Uki)

Dompu (Suara NTB)  – Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Presiden/Wakil Presiden dan DPD RI di TPS 14 Desa Latonda, Kecamatan Pekat, Dompu berlangsung aman. Pasangan H. Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) kembali memimpin perolehan suara atas pasangan Ir. H. Joko Widodo – Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin). Sayangnya, partisipasi pemilih di PSU justru menurun dibandingkan Pemilu 17 April 2019 lalu.

Komisioner KPU Dompu, Agus Setiawan, SH kepada Suara NTB, Rabu (24/4) mengungkapkan, pelaksanaan PSU di TPS 14 Dusun Latonda  Desa Pekat berlangsung aman dan lancar. Proses pemungutan suara dan rekapnya pun berlangsung cepat. Proses pemungutan suara dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 13.00 wita. ‘’Proses rekapitulasi perolehan suara juga sudah selesai,’’ kata Agus yang dihubungi sekitar pukul 15.00 wita.

Iklan

Dari 242 pemilih dalam DPT hanya139 orang yang menggunakan hak pilihnya. Dibandingkan saat pencoblosan 17 April lalu, pemilih dalam DPT yang menggunakan hak pilih sebanyak 197 orang. Perolehan suara Capres – Cawapres juga tidak mengalami perubahan secara persentase, walaupun terjadi penurunan akibat berkurangnya pengguna hak suara.

Pasangan Prabowo-Sandi memperoleh 93 suara dan pasangan Jokowi-Amin memperoleh 46 suara dari 139 suara yang menggunakan hak pilihnya. Menurunnya partisipasi pemilih pada PSU ini disebabkan beberapa faktor. Diantaranya karena banyak pemilih yang kembali ke ladang dan kuliah setelah menggunakan hak pilihnya pada 17 April lalu.

Terlebih PSU ini hanya dilakukan untuk Pilpres dan DPD RI. Sementara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten tidak dilakukan pencoblosan ulang. ‘’Faktor Pileg khususnya untuk DPRD Kabupaten sangat besar pengaruhnya atas partisipasi pemilih menggunakan hak pilih,’’ ungkap Agus.

Terkait proses rekapitulasi secara keseluruhan di Kabupaten Dompu, Agus mengaku, pihaknya menargetkan rampung pada 27 April 2019 ini di tingkat PPK. Walaupun jadwal rekapitulasi di PPK hingga 4 Mei 2019. ‘’Kemarin kita menargetkan rekap di kecamatan selama lima hari. Tapi rupanya ndak seperti yang kita perkirakan. Kita tunggu sampai mereka selesai (rekapitulasi di kecamatan),’’ katanya.

Pada hari yang sama juga berlangsung PSU di TPS 5 Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Pantauan Suara NTB, proses PSU berjalan lancar, tanpa ada kendala. Warga yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pun cukup antusias datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.

Komisioner KPU Kabupaten Bima, Imran S.Pd mengatakan, PSU digelar di TPS 5 Desa Maria berdasarkan rekomendasi Bawaslu adanya temuan pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, tidak terdaftar dalam DPTb serta tidak memiliki E-KTP atau Suket memberikan hak pilih.

“PSU di gelar Di TPS 5 Desa Maria karena ada temuan yakni satu pemilih di bawah umur,” katanya.

Imran mengatakan, PSU digelar di Kawinda Toi Kecamatan Tambora. Kasusnya ditemukan surat suara yang tercoblos melebihi daftar hadir pemilih.  (ula/uki)