Parkir Sembarangan, Mobil Digembok dan Denda Dinaikkan

Kendaraan roda empat di Jalan Pejanggik digembok karena parkir di rambu larangan parkir, Senin, 12 Oktober 2020. Dinas Perhubungan akan menaikkan denda pelanggaran lalu untuk meminimalisir pelanggaran. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Sanksi penggembokan kendaraan yang melanggar lalu lintas tak memberi efek jera. Kecilnya nilai denda menjadi pemicu. Dinas Perhubungan akan menaikkan sanksi denda sebagai terapi kejut bagi pengendara.

Pantauan Suara NTB, sekitar enam kendaraan roda empat yang parkir di rambu larangan parkir digembok oleh petugas Dinas Perhubungan. Selain menggembok roda bagian depan, petugas juga menempelkan stiker berisi Perda serta besaran denda yang dibayar ke Satlantas Polresta Mataram.

Iklan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Drs. M. Saleh menjelaskan, rambu larangan parkir di sepanjang Jalan Pejanggik telah dipasang, termasuk mengimbau agar pengendara roda dua maupun roda empat tidak parkir di badan jalan.

Rupanya, masyarakat pura – pura tidak tahu, sehingga dilakukan penggembokan. Pelanggaran berulang ini disinyalir karena kecilnya sanksi tilang. Pelanggar membayar sanksi tilang Rp100 ribu – Rp150 ribu.

“Sanksi tilangnya mungkin terlalu kecil. Yang Rp250 ribu itu kan denda maksimal,” kata Saleh dikonfirmasi, Senin, 12 Oktober 2020.

Dishub sedang merevisi Perda tentang pengelolaan parkir. Salah satu yang diatur nantinya adalah denda derek bagi pelanggar lalu lintas. Denda derek Rp500 ribu/hari.

Denda bisa terakumulasi tergantung rentang waktu kendaraan diambil oleh pemiliknya. Meningkatnya denda bagi pelanggar lalu lintas dianggap bisa memberi efek jera. “Kalau nginep sehari jadi Rp1 juta. Itu jadi pemikiran saya saja,” ucapnya.

Tingginya pelanggaran lalu lintas dikarenakan kelonggaran petugas melakukan pengawasan saat pandemi Covid-19 awal Maret lalu. Pasca kasus penyebaran virus corona melandai kembali dilakukan penindakan. Tercatat 15 kendaraan roda empat digembok.

“Kita kan sempat tunda dulu karena Covid. Sekarang mulai aktif lagi,” tandasnya.

Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas terus konsisten dilaksanakan. Dengan cara demikian dipastikan akan meredakan kenakalan pengendara parkir di sembarang tempat. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional