Pariwisata Menonjol, Warga Lokal Jadi Penonton

Selong (Suara NTB) – Warga lokal yang jadi penonton di tanah kelahiran sendiri, adalah fenomena biasa di tengah kemajuan daerah. Pembangunan menjulang, pemodal besar duduk bergelimang harta. Hal ini tidak diinginkan oleh warga di Desa Ekas Kecamatan Jerowaru. Dengan potensi alam dan rencana dijadikan sebagai daerah destinasi wisata, diharapkan penduduk lokal tidak hanya jadi penonton semata.

“Jangan seperti di kota – kota besar, masyarakat hanya jadi penonton saja,” ujar Maniah, salah seorang warga setempat, belum lama ini.

Iklan

Alumni salah satu perguruan tinggi swasta ini mengatakan, daerah selatan Lombok Timur ini memiliki prospek bagus terutama sektor pariwisata. Dia menyebutkan, Pantai Pink, Kaliantan, Ekas serta pantai lainnya memiliki keistimewaan dari pantai lainnya.

Hanya saja, kawasan tersebut belum tertata rapi dan infrastruktur sebagai penunjang pariwisata belum terbangun. Tapi dia melihat, pemodal asing sudah masuk sejak lama. Artinya, mereka melihat ada yang potensial perlu dikembangkan. “Sudah lama orang luar ini beli tanah warga,” ujarnya.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di masyarakat akan tumbuh. Seiring tumbuhnya usaha baru di tengah masyarakat. Perlu juga antisipasi kata Maniah, dampak sosial lainnya. Karena, sektor pariwisata tidak jauh dari prostitusi serta pergaulan bebas. Apalagi kehidupan turis terkesan bebas.

Masyarakat lokal mulai saat ini membentengi diri. Pertama, dengan menanamkan nilai – nilai agama sehingga ada bekal di tengah perkembangan pariwisata kedepannya. (cem)

  Resmikan GraPARI Labuan Bajo, Telkomsel Perkuat Layanan di Pulau Komodo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here