Pansus Dam Mujur Panggil Perwakilan Petani

Praya (Suara NTB) –  Panitia Khusus (Pansus) Percepatan Pembangunan Dam Mujur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Selasa, 10 April 2018  memanggil perwakilan petani  Kecamatan Praya Timur. Mereka diterima di Ruang Banmus DPRD Loteng. Pemanggilan dilakukan terkait rencana pembangunan sekaligus meminta komitmen serta dukungan para petani terhadap rencana pembangunan Dam Mujur.

Ketua Pansus Percepatan Pembangunan Dam Mujur, Suhaimi, S.H., mengatakan, pihaknya perlu untuk memanggil para petani untuk menjelaskan soal rencana pembangunan Dam Mujur. Di mana secara umum pemerintah provinsi sampai dengan pemerintah pusat maupun kalangan DPR pusat sudah menyatakan komitmennya untuk mendukung rencana pembangunan Dam Mujur.

Iklan

 Persoalannya sekarang tinggal kepada komitmen serta dukungan dari masyarakat dalam hal ini para petani. Mengingat, rencana pembangunan Dam Mujur sempat terkatung-katung, lantaran adanya persoalan di tingkat bawah. Di mana ada reaksi penolakan dari masyarakat walaupun secara tidak langsung dengan tidak memberikan izin kepada petugas dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I untuk melakukan pengukuran untuk keperluan penyusunan Studi LARAP tahun 2016 lalu. Hal ini menyebabkan proses studi LARAP tidak bisa tuntas dan membuat usulan pembangunan Dam Mujur menjadi tertunda.

 Jika tahun ini studi LARAP bisa selesai dilaksanakan, maka tahun depan rencana pembangunan Dam Mujur sudah bisa masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Jika sudah masuk, ujarnya, tidak butuh waktu lama pembangunan Dam Mujur sudah bisa diwujudkan. “Kalau semua elemen sudah mendukung, terutama masyarakat. Kemudian studi LARAP bisa cepat selesai, maka rencana pembangunan Dam Mujur bisa segera terwujud,” terang Suhaimi.

 Sementara itu, M. Tahir, perwakilan petani menegaskan pihaknya siap mendukung rencana pembangunan Dam Mujur. Hanya saja, agar semua masyarakat terutama masyarakat yang akan terkena dampak pembangunan Dam Mujur bisa sama-sama tahu, pihaknya berharap Pansus Percepatan Pembangunan Dam Mujur supaya  bisa turun langsung ke masyarakat.

 Turunnya pansus diharapkan bisa memberikan penjelasan terkait rencana pembangunan Dam Mujur, sehingga masyarakat tidak ada lagi yang bertanya-tanya. “Prinsipnya kami mendukung, tapi Pansus hendaknya juga bisa turun ke masyarakat. Untuk menjelaskan soal tahapan serta rencana pembangunan Dam Mujur,”  ujarnya.

 Pihaknya khawatir, kalau informasi terkait pembangunan Dam Mujur disampaikan perwakilan petani, nantinya tidak bisa maksimal, karena membuat masyarakat jtidak begitu yakin. Untuk itu, dalam upaya meyakinkan petani, Pansus DPRD Loteng perlu turun langsung ke lapangan. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here