Panselnas Olah Integrasi Nilai SKD dan SKB CPNS Pemprov NTB

Ilustrasi SKB CPNS. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB telah menyelesaikan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019, Kamis, 10 September 2020. Hasil SKB  telah diserahkan ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Selanjutnya, Panselnas akan mengolah integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan SKB. Panselnas akan mengumumkan hasil seleksi CPNS 2019 pada akhir Oktober mendatang. Sementara itu, satu pelamar CPNS Pemprov NTB yang merupakan penyandang disabilitas dipastikan lulus menjadi PNS.

Iklan

Pasalnya, perolehan nilai SKB di atas 200 poin. Selain itu, peserta tersebut merupakan satu-satunya penyandang disabilitas yang ikut SKB CPNS Pemprov NTB.

‘’Penyandang disabilitas banyak yang daftar. Tapi sekian dari banyak itu, hanya satu yang memenuhi passing grade ketika SKD. Tapi lumayan juga nilai SKB-nya. Loloslah (menjadi PNS), karena dia sendiri (peserta SKB) dan lumayan bisa dapat  nilai SKB di atas 200. Kayaknya dapat dia, untuk formasi guru SLB,’’ kata Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Bukhari, M. Kes., P.Si., dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 13 September 2020.

Catatan Suara NTB, jumlah pelamar penyandang disabilitas untuk formasi umum dan formasi khusus dalam seleksi penerimaan CPNS Pemprov NTB tahun 2019 sebanyak 33 orang. Jabatan yang dilamar adalah Guru Agama Islam SLBN 1 Lombok Utara, Guru SLB pada SLBN 1 Lombok Barat, Analis Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan NTB.

Kemudian, Guru Teknik Pengelasan SMKN 1 Pringgabaya, Penyuluh Kehutanan Dinas LHK NTB, Guru SLB pada SLBN 1 Sumbawa, Perancang Peraturan Perundang-Undangan Biro Hukum, Pranata Hubungan Masyarakat Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Guru Pemasaran SMKN 1 Brang Ene, Perawat RSJ Mutiara Sukma, Perawat RS Mata NTB, Guru Bahasa Inggris SLBN 1 Dompu.

Selanjutnya, Teknisi Elektromedis UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan Penunjang Medis, Pekerja Sosial Dinas Sosial NTB, Guru Multimedia SMKN 1 Woha, Guru Administrasi Perkantoran SMKN 1 Sambelia, Penyuluh Pertanian UPTD Balai Latihan Pertanian dan Perkebunan, Guru Biologi SMAN 1 Suela, Guru Multimedia SMKN 2 Tanjung, Perencana Bappeda NTB.

Selain itu, Polisi Kehutanan Dinas LHK NTB, Pengawas Benih Tanaman Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Guru SLBN 1 Sumbawa, Guru Teknik Komputer dan Jaringan SMKN 1 Bolo, Guru Fisik SMKPP Bima dan  Analis Anggaran BPKAD NTB.

Jumlah pelamar yang berhak ikut SKB CPNS Pemprov NTB sebanyak 942 orang. Namun, satu orang mengundurkan diri dan satu meninggal dunia. Sehingga jumlah peserta SKB sebanyak 940 orang. Sebanyak 818 peserta ikut SKB di NTB sedangkan 124 orang di luar daerah.

Dari 818 peserta yang ikut SKB di NTB, sebanyak 797 pelamar yang hadir. Sedangkan 21 orang tidak hadir dan langsung dinyatakan gugur. Sedangkan 124 pelamar CPNS Pemprov NTB melaksanakan SKB di luar daerah.

Syamsul mengatakan setelah haasil SKB diserahkan ke Panselnas. Pemprov tinggal menunggu pengumuman dari Panselnas. Ia menjelaskan nilai SKB sangat menentukan peserta lulus menjadi PNS atau tidak.

Karena bobotnya sebesar 60 persen. Sedangkan nilai SKD bobotnya sebesar 40 persen. Namun, Panselnas juga akan melihat kelebihan peserta. Misalnya, ada peserta yang memiliki sertifikat pendidik untuk formasi guru, maka dia yang berpeluang besar lulus menjadi PNS.

‘’Hasil akhir atau finalnya keluar satu atau dua bulan ke depan. Diperkirakan Desember sudah keluar SK PNS dan Januari mereka sudah mulai bekerja,’’ kata Syamsul. (nas)