Pandemi Covid-19 Tidak Kurangi Eksistensi Anggota Pramuka NTB

Kegiatan menanam pohon yang dilakukan anggota Pramuka NTB di masa pandemi Covid-19 Desa Stungkep Lingsar Kecamatan Keruak Lombok Timur belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –Mewabahnya Coronavirus Disease (Covid-19) di NTB tidak membuat Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTB diam di masa pandemi ini. Justru di masa pandemi Covid-19, anggota Pramuka di NTB bersama pengurus provinsi, kabupaten hingga sekolah tetap eksis dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan.
Demikian ditegaskan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka NTB Drs. H. Fathul Gani, M.Si., melalui Wakil Ketua Bidang Humas Nasrudin, S.Sos., SPT., pada Suara NTB terkait eksistensi kepengurusan dan anggota Pramuka NTB di Mataram, Selasa, 29 Desember 2020.

Menurutnya, saat awal pandemi terjadi di awal Maret 2020 lalu, anggota Pramuka ikut serta bersama tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19, baik di tingkat provinsi dan kabupaten turun lapangan. Misalnya, anggota Pramuka turun melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir dalam kehidupan sehari-hari.
‘’Ini dilakukan anggota Pramuka dengan tetap membantu Tim Satuan Tugas di lapangan, sehingga jumlah kasus Covid-19 bisa ditekan,’’ ujarnya.

Tidak hanya itu, tambahnya, pihaknya anggota Pramuka di NTB bersama Satuan Tugas di provinsi dan kabupaten/kota turut serta melakukan tindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, khususnya di jalan raya. Ditegaskannya apa yang dilakukan anggota Pramuka NTB ini sebagai kontribusinya pada daerah dan masyarakat agar penyebaran Covid-19 di NTB bisa diminimalisir.

Selain itu, ujarnya, dalam kunjungan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka ke Kwartir Cabang di kabupaten/kota tetap mengingatkan pada anggota Pramuka untuk tetap berkontribusi pada masyarakat agar mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara Ketua Kwarda Gerakan Pramuka NTB H. Fathul Gani menambahkan, hal lain yang dilakukan, adalah mensukseskan program pemerintah, terutama untuk program penghijauan. Diakuinya, kondisi hutan NTB sudah sangat parah, sehingga membutuhkan kesadaran bersama untuk melakukan penghijauan.

Untuk itu, lanjut Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB ini, Kwarda Gerakan Pramuka NTB, bersama Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting langsung menindaklanjuti arahan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat launching Gerakan Pramuka Menanam di Bumi Perkemahan Karang Bayan Lombok Barat, dengan menanam pohon di sejumlah lokasi yang memerlukan penghijauan.
Saat itu, ujarnya, Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah optimis Gerakan Pramuka NTB di tahun 2021 mendatang dapat memenuhi target satu juta pohon. Untuk itu, tambahnya, sebagai langkah nyata dalam memenuhi instruksi ini pihakinya bersama jajaran andalan melakukan penghijauan sekaligus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membiasakan diri menanam pohon sebagai warisan pada generasi mendatang.

Kegiatan penghijauan ini akan terus dilaksanakan di 10 kabupaten/ kota se NTB dan melibatkan anggota Gerakan Pramuka mulai dari tingkatan gugus depan, kwartir ranting dan kwartir cabang.
Meski demikian, dalam mewujudkan komitmen menanam 1 juta pohon tidak hanya dilakukan oleh anggota Pramuka. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat dan stakeholder terkait agar target menanam 1 juta pohon bisa terealisasi. “Dan Pramuka siap menjadi lokomotif sekaligus sebagai gerbong dalam menjalankan usaha dan ikhtiar menghijaukan NTB,” ujarnya. (ham)