Pandemi Bikin Pelaksanaan PAS di SMAN 5 Mataram Berlangsung Lama

Siswa SMAN 5 Mataram saat mengikuti PAS pada Senin, 30 November 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SMAN 5 Mataram melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) tahun ajaran 2020-2021 sejak Senin, 30 November 2020. PAS yang digelar dalam kondisi status zona oranye penyebaran Covid-19 untuk Kota Mataram, tak menyurutkan SMAN 5 Mataram dalam melaksanakan PAS  di Sekolah. PAS yang diagendakan selama delapan hari bagi seluruh tingkatan ini dilaksanakan dari pagi sampai sore hari. Sehingga, PAS tahun ini menjadi PAS yang terlama dalam sejarah ujian semester di SMAN 5 Mataram.

Hal ini disampaikan Kepala SMAN 5 Mataram, Drs. H. Arofiq, M.M., pada sesi pengarahan Panitia PAS. “PAS kali ini menjadi terlama dalam sejarah SMAN 5 Mataram, melibatkan lebih dari 102 orang tiap sesinya dan dilaksanakan selama 10 jam tapi seksi konsumsi siap mem-back up kebutuhan bapak/ibu guru,” ungkapnya.

Pelaksanaan PAS di SMAN 5 Mataram selalu menerapkan ujian berbasis komputer atau android.  Oleh karena itu, harus dibagi dalam beberapa sesi sesuai dengan ketersedian ruang dengan koneksi internet. Dengan kondisi pandemi saat ini, tentunya sesi dan sif ujian akan bertambah dan lama.

Bukan tanpa alasan SMAN 5 Mataram melaksanakan PAS dengan luring di sekolah dengan kondisi ini. Pertama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi  NTB telah mempersilakan masing-masing sekolah untuk melaksanakan sesuai kebijakan sekolah.

Kedua, menurut Arofiq, dan sebagian besar guru, PAS dengan luring di sekolah lebih valid dibanding daring dari rumah siswa. Namun, ke depannya, Musanni, M.Pd., selaku Wakasek Kurikulum mengusulkan agar ruangan terkoneksi internet ditambah, sehingga sesi ujian pada ujian berikutnya terutama pada Penilaian Akhir Tahun (PAT) bisa dikurangi. (ron)