PAN NTB Tak Khawatir dengan Kehadiran Partai Ummat

H. M. Muazzim Akbar. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Partai Ummat sudah resmi dideklarasikan pada tanggal 30 April lalu di tingkat nasional. Terkait pendirian Partai Ummat diinisiasi oleh Amin Rais tersebut diprediksi akan mengancam keberadaan Partai Amanat Nasional (PAN).

Menanggapi pendirian partai Ummat tersebut, Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar menegaskan bahwa PAN NTB sama sekali tidak khawatir dengan ada partai Ummat tersebut. “Kami tidak khawatir dengan hal itu,” tegasnya saat dikonfirmasi Minggu pekan kemarin.

Iklan

Kendati diakui, jadi inisiator pendirian Partai Ummat di tingkat nasional adalah hampir sebagian besar mantan tokoh PAN atau gerbongnya Amin Rais yang juga merupakan pendiri PAN pada saat awal-awal reformasi. “Yang bergabung ke sana (Partai Ummat) sebagian besar bukan kader dan pengurus PAN lagi. Mereka sudah tidak aktif,” jelas Muazzim.

Khusus untuk di NTB, dia memastikan tidak ada kader maupun pengurus PAN aktif yang membelot bergabung ke Partai Ummat. Jika pun ada yang bergabung ke Partai Ummat, dipastikan mereka bukan lagi jadi kader maupun pengurus PAN di NTB. Bahkan, sebagian yang bergabung ke Partai Ummat adalah mereka sudah dipecat dari PAN. “Karena mereka sudah dipecat di PAN. Akhirnya bergabung ke sana,” imbuhnya.

Dia menilai, pendirian Partai Ummat tidak akan berpengaruh terhadap basis suara dimiliki oleh PAN di NTB. Meski sebagian besar punggawa Partai Ummat di NTB relatif mantan kader PAN NTB. Baginya, PAN di NTB memiliki basis dukungan loyal dan militan. Sehingga dengan adanya pendirian Partai Ummat tidak akan berpengaruh terhadap basis dukungan PAN di NTB. “Basis PAN itu militan,” tandasnya.

Menurut dia masing-masing partai memiliki basis dukungan sendiri. Kekhawatiran akan tergerusnya raihan suara karena tokoh internal membentuk partai baru, menurutnya itu tidak terbukti.

Ia mencontohkan Partai Gelora yang didirikan tokoh-tokoh PKS, hal itu tidak membuat suara PKS berkurang. Dia menilai masyarakat sudah cerdas. Mereka tahu mana partai politik yang benar-benar memperjuangkan aspirasinya. Dengan pendidikan politik yang dilakukan kader PAN, masyarakat paham mana partai yang benar-benar berjuang. ”Kader kita punya dedikasi yang cukup baik,” terangnya.

Sebagai politisi senior, Muazzim mengaku tidak punya kekhawatiran sama sekali dengan pendirian Partai Ummat. Bahkan, Pihaknya  pun tidak melakukan konsolidasi internal secara khusus terkait hal tersebut. ”Karena tidak ada kader maupun pengurus bergabung ke sana,” tambahnya.

Justru menurutnya, dengan adanya partai Ummat membuat PAN NTB makin optimis bisa masuk tiga besar di  NTB pada Pemilu 2024. Karena kader dan pengurus PAN di NTB akan makin giat bekerja untuk memenangkan Pemilu 2024. “Justru ini jadi penyemangat kita bekerja,” pungkasnya. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional