PAN NTB Harapkan Chika Legowo Terima Keputusan Partai

Muazzim Akbar (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPW PAN NTB, H Muazzim Akbar meminta Ika Rizky Veryani alias Chika untuk menerima dengan legowo keputusan atas pemecatannya. Sebab keputusan DPP PAN tersebut diambil sesuai dengan peraturan mekanisme partai yang berlaku.

Hal itu diungkapkan Muazzim setelah gugatan Chika ditolak oleh mahkamah partai PAN, yang menurutnya hal tersebut makin memperkuat keputusan pemecatan yang dikeluarkan DPP PAN kepada Chika tak melanggar peraturan perundang-undangan.

Iklan

“Saya berharap kepada Chika, dengan legowo untuk menerima keputusan itu,” ujar Muazzim yang ditemui di kantornya, Kamis, 29 Juli 2021.

Muazzim meminta Chika agar legowo menerima pemberhentiannya sebagai kader PAN agar dia tak mengambil langkah hukum lanjutan dengan melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri. Sebab Muazzim meyakini usaha Chika tersebut akan sia-sia dan buang-buang energi, karena diyakini pengadilan juga justru akan memperkuat keputusan DPP PAN.

“Kalau mau menggugat lagi ya silahkan, kita hormati, itu haknya. Tapi itu hanya akan menghabiskan biaya besar,” ungkapnya.

Muazzim mengaku bahwa pihaknya telah menghitung waktu yang akan dihabiskan jika Chika tetap melanjutkan gugatannya ke peradilan umum, yakni tak lebih dari empat bulan. Karena masing-masing tingkatan pengadilan, dalam undang-undang sudah diberikan batasan waktu untuk prosesnya.

“Kalau dalam 14 hari tidak ada gugatan maka KPU akan melanjutkan, tapi kalau ada gugatan ya didiamkan lagi sama KPU. Di Mahkamah partai 60 hari, pengadilan negeri 30 hari, begitu juga sampai kasasi. Jadi ini hanya empat bulan, itu sudah aturannya,” jelas Muazzim.

Hal itu diungkapkan Muazzim untuk menjawab skenario tim kuasa hukum Chika yang ingin terus melayangkan gugatan untuk mengulur proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD NTB.

Muazzim pun menegaskan bahwa pihaknya akan segera meneruskan putusan Mahkamah Partai tersebut ke DPRD dan KPU agar usulan PAW dapat segera diproses.

Terakhir didampaikan Muazzim, bahwa jika Chika bisa legowo menerima keputusan DPP PAN tersebut agar hubungan antara Chika dengan PAN tetap harmonis. Sehingga kedepannya jika Chika mau didukung oleh PAN, bisa dipertimbangkan.

“Harapan kita bisa menerima, karena ke depan bisa kita kerjasama kembali. Saya yakin PAN akan memperhatikan, memprioritaskan kalau memang Chika ini masih punya keinginan untuk mau didukung PAN, walaupun misalnya dia sudah jadi kader partai lain. Kita bisa dukung karena pernah bersama, dan di politik ini tidak ada yang sulit,” pungkasnya.

Sementara itu Chika sendiri memastikan setelah mengetahui putusan mahkamah partai PAN menolak gugatannya. Ia pun langsung mempersiapkan gugatan lewat peradilan umum, sampai ke tingkat kasasi untuk mencapai putusan yang inkrah. (ndi). 

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional