PAN NTB Buka Penjaringan Calon Peserta Pilkada 2018

Mataram (suarantb.com) – DPW PAN NTB mulai membuka penjaringan peserta Pilkada 2018. Tim pemenangan Pilkada 2018 PAN NTB memberikan kesempatan kepada figur yang siap bertarung pada Pilkada NTB maupun kabupaten/kota untuk mendaftar.

Sekretaris Tim Pemenangan Pilkada 2018 DPW PAN NTB, M. Hadi Sulthon mengatakan proses komunikasi politik mulai dibuka. Proses pengambilan formulir pencalonan dapat diambil sejak pendaftaran dibuka. “Hari Senin, tanggal 27 Februari, secara resmi membuka ruang komunikasi politik menuju Pilkada 2018 Gubernur NTB dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Iklan

Sulthon menuturkan proses penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur dilakukan agar mereka yang diusung harus memajukan NTB. Maka diperlukan kesamaan ide dan gagasan untuk memperbaiki NTB. “Ini serius, kita mau melakukan ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2018 PAN NTB, H. Syaiful Islam, menyampaikan, meskipun para calon memiliki kedekatan dengan DPP PAN, maupun telah berkomunikasi dengan DPP, yang bersangkutan tidak langsung dicalonkan. Proses penentuan calon tetap melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Syaiful mengatakan sebelum menetapkan dukungan terhadap calon, DPP PAN tetap berkoordinasi dengan DPW PAN NTB. “Tidak boleh DPP seleksi sendiri, karena orang DPW yang lebih tahu,” kata Syaiful.

Jika ada calon yang mendaftar dan mengembalikan formulir, akan ada proses pembicaraan lebih lanjut. Menurutnya tak hanya modal semangat yang diutamakan tetapi keseriusan dari masing-masing figur perlu dilihat pihaknya.

Syaiful menuturkan dokumen yang dikembalikan para pendaftar akan langsung dievaluasi di bulan pertama. Timnya ingin melihat pengalaman dari masing-masing calon. Seperti pengalaman dalam bidang pemerintahan, birokrasi, karier politik, dan lainnya.

Semua item persyaratan harus dipenuhi bakal calon, termasuk beberapa syarat khusus dari DPP PAN termasuk berkomitmen bersama partai sebagai syarat tambahan. Pendaftaran akan disesuaikan dengan jadwal pendaftaran di KPU NTB yang akan dibuka pada Februari 2018. “Targetnya hanya sepuluh bulan untuk mempersiapkan semuanya,” katanya.

DPW PAN juga akan melakukan dua kali survei atau tiap empat bulan. Selain di  internal partai, survei juga akan melibatkan dua sampai tiga lembaga survei nasional.

“Bukan hanya kami yang survei, tetapi masing masing calon juga harus,” ujarnya. Hal ini dikarenakan masing-masing calon harus mendongkrak popularitas dan elektabilitas agar bisa memenangi Pilkada mendatang. (anh/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here