Palembang Jadi Kompetitor, Begini Perkembangan Pembangunan Sirkuit Moto GP di KEK Mandalika

Mataram (suarantb.com) – Investor asal Perancis, Vinci yang hendak membangun sirkuit Moto GP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah dinyatakan terus berproses. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, H. Lalu Gita Ariadi, Rabu, 13 Desember 2017.

“Untuk sirkuit itu ya terus berproses, sedang pemantapan, perencanaan dan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Tentu sudah kita pertimbangkan betul, bukan dia abal-abal. Jadi keseriusannya dalam proses kita saling uji, dia serius,” ungkapnya.

Iklan

Mengenai kemungkinan persaingan dengan Palembang yang juga akan membangun sirkuit, Gita mengatakan tak ada masalah. “Bagus jugalah kalau ada kompetitor. Pare reket pare rau, sai ceket iye nyemauq (siapa cepat dia dapat), sudah intinya ini,” katanya.

Mantan Asisten II Setda NTB ini menegaskan saat ini pihaknya lebih fokus pada upaya realisasi pembangunan sirkuit. Adanya isu bahwa Thailand dipilih untuk menjadi tuan rumah Moto GP 2019, ditanggapinya santai.

“Yang penting keseriusan merealisasikan, event nanti kan bisa. Banyak event nya, fungsi itu tidak hanya untuk sekali Moto GP,” imbuhnya.

Setelah berhasil menggaet investor Perancis, saat ini Pemprov NTB tengah memancing investor Qatar untuk menanamkan modal di KEK Mandalika. Bahkan lahan khusus seluas 200 hektare telah disiapkan untuk menyambut investor asal Timur Tengah tersebut.

Bahkan, Gubernur NTB, Dr TGH M Zainul Majdi langsung mengunjungi Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Tsani menawarkan investasi di Mandalika. Dengan berbagai infrastruktur yang sudah tersedia dan keindahan alam yang luar biasa, Gita yakin KEK Mandalika bisa menjual. (ros)