Pakar Kuliner, William Wongso Sebut Terasi Lombok Terasi Paling Enak

William Wongso saat tampil pada demo masak dan diskusi kuliner nusantara di STP Mataram, Jumat, 14 Februari 2020. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pakar kuliner Indonesia, William Wongso memuji terasi asal Lombok. Menurutnya terasi Lombok adalah terasi paling enak yang pernah ia rasakan. Ia selalu memesan terasi Lombok dalam jumlah yang cukup, karena dalam memasak masakan yang memakai terasi, ia senantiasa menggunakan terasi Lombok.

“Saya kalau masak nasi goreng, saya pakai juga terasi. Nah saya suka pakai terasi Lombok. Terasi Lombok itu paling enak. Saya selalu memesan terasi Lombok (ke rekannya),” kata William Wongso saat tampil pada Demo Masak dan Diskusi Kuliner Nusantara yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram, pada Jumat, 14 Februari 2020 di Aula STP Mataram.

Iklan

William Wongso dikenal luas sebagai ahli kuliner yang menguasai seni masakan Eropa dan Asia. Pria kelahiran Malang, 12 April 1947 itu berpesan agar kualitas terasi Lombok tetap terjaga. “Semoga kualitas terasi Lombok terjaga,” harapnya.

Pada kesempatan itu, William Wongso mempraktikan memasak Galantine Ayam, Nasi Bakar Ati Ampela, dan Kue Lumpur. Sembari memasak William Wongso menjelaskan berbagai teknik dan trik yang tepat dalam memasak kuliner nusantara. Selain itu ia juga mengajak diskusi dan memberikan kesempatan kepada peserta bertanya.

William Wongso menjelaskan, ia ingin berbagi bahwa saat ini sudah masuk ke zaman modern, di mana memasak masakan Indonesia yang autentik dengan bumbu yang baik bisa juga dengan alat-alat modern. Selain itu alternatif mengganti santan bisa dengan fiber creme, atau dengan penambahan serat.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa atau siswa di STP atau SMK harus benar-benar menekuni kuliner Indonesia yang autentik.

“Jangan terlalu merekayasa, mungkin rekayasa itu dibentuk tanpa mengenal cita rasa autentik, cita rasa autentik bisa dipelajari dari ahli-ahli kuliner per daerah, jadi kalau mau masakan Lombok harus ahlinya dari Lombok, dan daerah lainnya,” katanya.

William Wongso mengharapkan siswa harus benar-benar diajarkan masakan NTB secara autentik dan benar. Juga bisa mendatangkan ahli masak dari daerah lain untuk memperkenalkan rangkuman masakan nusantara.

“Pengajaran kuliner nusantara masih kurang sekali, kuliner Indonesia masih kurang diajar dalam silabus yang utama, kebanyakan masih internasional. Itu yang perlu diubah,” sarannya.

Ketua STP Mataram, Dr. Halus Mandala, M.Hum, mengatakan, pihaknya menghadirkan seorang ahli atau yang hebat dalam kuliner seperti William Wongso, karena menurutnya jika ingin menciptakan orang hebat maka harus dilatih orang hebat.

“Karena itu kami menghadirkan orang hebat ke STP Mataram,” katanya.

Selain itu pihaknya ingin memberi pengalaman lebih ke mahasiswa dari yang selama ini mereka dapatkan. Pengalaman itu akan memberi inovasi baru yang akan membuat mahasiswa terus berusaha untuk berinovasi.

Di samping itu, pihaknya sengaja mengangkat tema kuliner nusantara, karena selama ini masyarakat sudah terlanjur ingin tahu dan lebih akrab dengan masakan eropa. Padahal masakan nusantara juga luar biasa, karena kuliner nusantara terkaya di dunia. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here