Pacaran di Bendungan, Pelajar Diduga Diperkosa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sungguh naas apa yang menimpa EY (18) seorang pelajar asal Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Ia menjadi korban pemerkosaan oleh orang tak dikenal saat bersama kekasihnya di sebuah bendungan di Desa Gapit, Kecamatan Empang, Minggu, 23 April 2017 lalu. Kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak Polsek Empang.

Kapolsek Empang, Iptu I Gusti Made Suardika yang dikonfirmasi Selasa, 25 April 2017 menerangkan, peristiwa yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu korban bersama kekasihnya, Pr alias Rk tengah duduk di atas sepeda motor di bendungan setempat.

Iklan

Tanpa diduga datang tiga orang pelaku menggunakan dua sepeda motor. Tanpa basa-basi mereka langsung memaksa kekasih korban turun dari sepeda motor sambil mengancam menggunakan sebilah parang. Korban yang panik mencoba menghubungi kakak temannya. Namun salah satu pelaku merampas handphone korban. Karena diancam, kekasih korban kabur meninggalkan tempat tersebut menggunakan sepeda motor.

Kemudian para pelaku menarik korban ke dalam semak-semak dan membaringkan korban dengan paksa. Dua orang pelaku memegang tangannya, sementara satu orang melepas pakaian dan memperkosa korban. Aksi pemerkosaan itu pun dialami korban selama dua kali. Aksi tersebut baru terhenti setelah terlihat cahaya sepeda motor yang menuju lokasi.

Ketiga terduga pelaku kemudian kabur meninggalkan korban yang sedang menangis. Paman korban yang belakangan mengetahui hal tersebut bergegas menjemput korban dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Disebutkan Kapolsek, pihaknya sudah memintai keterangan korban dan pamannya. Termasuk sudah melakukan visum terhadap korban. Hanya saja pihaknya belum memperoleh keterangan dari kekasih korban. Mengingat setelah kejadian, kekasih korban belum diketahui keberadaannya.

Mengenai para terduga pelaku pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku,” tukasnya. (ind) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here