Orang Tua Harus Pantau Penggunaan Gawai pada Anak

little boy playing video games

Mataram (Suara NTB) – Perkembangan teknologi informasi menimbulkan banyak konsekuensi pada perubahan budaya hidup di tengah masyarakat. Keberadaannya pun dapat berimplikasi positif dan negatif.

Psikolog dan juga Dosen FKIP Universitas Mataram (Unram) Dr. Muazar Habibi, menjelaskan perkembangan anak pada masa sekarang ini tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi di sekeliling mereka.

Iklan

Untuk itu, orang tua harus mampu sebagai pengontrol bagi anak-anak saat menggunakan gawai. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan salah dipergunakan oleh anak. “Jadi peran orang tua sangat penting untuk pengontrolan penggunaan gawai pada anak,” ungkap Muazar Habibi saat menjadi narasumber Seminar Parenting yang digelar Forhati NTB di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Sabtu, 16 Desember 2017.

Diakuinya, , anak sekarang memang lekat dengan kecanggihan teknologi khususnya gawai. Pemanfaatan yang salah menimbulkan efek negatif pada diri anak. “Dari inilah awal dari seks bebas, perokok,narkoba, aborsi, prostitusi, remaja alay dan bahkan LGBT,” ungkapnya.

Dikatakan pula bahwa, dalam mendidik anak, sebaiknya orang tua jangan memberikan anak hal-hal yang di luar kebutuhannya atau memberikan hal-hal yang berlebihan pada anak.

Lanjutnya, orang tua harus mengenali karakter anak, mengingat generasi sekarang adalah generasi Z. Jangan sampai keinginan anak banyak direduksi oleh keinginan orang tua.  “Biarkan anak yang menyukai orientasi target yang diinginkan,” tuturnya.

Orang tua hanya mengontrol dan menjembatani anak agar perkembangan mereka dapat berkembangan dengan baik. (dys)