Optimis Akomodasi dan Transportasi Teratasi, MXGP 2022 Kemungkinan Besar Digelar di Sumbawa

H. Lalu Herman Mahaputra (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Event Motocross Grand Prix (MXGP) yang direncanakan pada Juni 2022 kemungkinan besar akan digelar di Kabupaten Sumbawa. Tim MXGP telah turun melakukan survei lokasi ke Sumbawa akhir pekan lalu uang didampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc.

“Pekan kemarin Tim MXGP turun bersama Pak Gubernur. Ada alternatif di Sumbawa, kemungkinan di sana digelar,” kata Komandan Persiapan Gelaran MXGP Pemprov NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, Selasa, 28 Desember 2021.

Iklan

Dokter Jack – sapaan akrab Direktur RSUD NTB ini ditunjuk Gubernur untuk mengawal gelaran MXGP 2022. Dokter Jack menjelaskan, Tim MXGP melihat kondisi demografi calon lokasi gelaran MXGP di Sumbawa. Dilihat dari kontur demografinya untuk menjadi sebuah sirkuit MXGP, kata Dokter Jack,  Sumbawa lebih memungkinkan.

“Cuma nanti akan didiskusikan lebih lanjut. Kalaupun nanti di Sumbawa harus kita siapkan akomodasi dan transportasi. Saya pikir ini ada solusi  bisa teratasi,” ucapnya.

Dengan digelarnya MXGP di Sumbawa, maka ada keseimbangan pembangunan. Jika di Lombok sebagai lokasi gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Kuta Lombok Tengah. Maka di Sumbawa bisa menjadi lokasi gelaran MXGP.

Dokter Jack menambahkan ada beberapa lokasi yang dilihat oleh Tim MXGP baik di Sumbawa maupun Lombok. “Ada beberapa lokasi yang dilihat. Tetapi belum diputuskan tempatnya. Di Lombok juga mereka melakukan survei. Cuma nanti mengerucut lokasi pasnya, akan dilaporkan ke Pak Gubernur,” terangnya.

Disinggung mengenai waktu yang cukup mepet untuk persiapan MXGP 2022, Ketua Indonesia OffRoad Federation (IOF) NTB ini mengatakan masih cukup waktu untuk mempersiapkan sirkuitnya sebelum digelar pada Juni 2022. “Karena butuh alat berat saja untuk pembangunan sirkuitnya. Karena sirkuit lepas. Ini tanah bukan jalan aspal,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menyebutkan jumlah penonton MXGP mencapai 300 ribu orang. Logistiknya juga jauh lebih besar dibandingkan World Superbike (WSBK). Sehingga membutuhkan kesiapan bandara yang dapat didarati pesawat boeing 777. (nas)

Advertisement