Operasional Labuhan Lalar Diharap Bisa Tekan Inflasi

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM menyatakan, salah satu solusi untuk menekan tingginya angka inflasi di daerah adalah pengoperasian dermaga Labuhan Lalar.

Dengan beroperasinya dermaga Labuhan Lalar di kecamatan Taliwang, maka akan dapat memangkas jarak tempuh transportasi komoditi yang diperlukan masyarakat.

“Ini hasil kajian berbagai pihak. Inflasi di tempat kita ini salah satunya karena jarak tempuh barang-barang dari luar sangat jauh sehingga butuh biaya besar. Nah dengan adanya dermaga (Labuhan) Lalar jarak itu kita bisa pangkas,” katanya.

Bupati menyebutkan, Pemda KSB sejauh ini tengah merintis agar dermaga Labuhan Lalar dapat menjadi salah satu pintu masuknya komoditi kebutuhan masyarakat ke pulau Sumbawa. Caranya dengan mengusulkan dermaga tersebut masuk dalam jalur lintasan tol laut yang kini tengah diprogramkan pemerintah pusat. “Kita sudah sampaikan hal ini ke pusat dan mudah-mudahan bisa masuk dalam titik jalur tol laut sebagaimana cita-cita pak presiden,” timpalnya.

Selain mengupayakan masuk sebagai salah satu titik lintasan tol jalur laut nasional, Pemda KSB juga terus memaksimalkan rencana pemanfaatan dermaga Labuhan Lalar untuk kegiatan kemaritiman lainnya. Seperti misalnya dengan menghadirkan fasilitas kapal cepat bekerja sama dengan pihak ketiga. Kapal cepat yang diberi nama Datu Seran itu nantinya akan melayani jalur pelayaran penumpang dari pulau Lombok di pelabuhan Senggigi Lombok Barat, Labuhan Haji Lombok Timur dan menuju KSB (dermaga Labuhan Lalar).

Menurut bupati, fungsi dermaga Labuhan Lalar termasuk dihajatkan untuk semakin membuka konektivitas antar pulau. Termasuk juga membuka ruang bagi percepatan arus keluarnya komoditas lokal ke daerah lainnya. “Kalau yang dari luar bisa cepat sampai ke sini. Begitu juga dengan komoditas kita dapat lebih lancar ke luar karena biayanya murah karena keberadaan dermaga itu,” timpalnya. (bug)