Operasi Zebra Rinjani 2021, Fokus Peningkatan Kesadaran Penggunaan Helm

Kapolda NTB Mohammad Iqbal memasang pita tanda operasi kepada personel Operasi Zebra Rinjani 2021, Kamis (25/11) dalam gelar pasukan di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB. Operasi lalu lintas ini berlangsung selama 15 hari mulai Kamis (25/11) sampai Rabu (8/12).(Suara NTB/Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menggelar Operasi Zebra Rinjani 2021 selama 15 hari ke depan. Operasi ini menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas. Utamanya, penggunaan helm bagi pengendara roda dua. Penanganannya diutamakan melalui edukasi dan persuasi.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal memimpin upacara gelar pasukan Operasi Zebra Rinjani 2021, Kamis, 25 November 2021. Gelar pasukan itu menandai dimulainya operasi fungsi lalu lintas. “Indikatornya pengguna jalan semakin tertib berlalu lintas,” tegasnya.
Jenderal bintang dua ini menggunakan analogi capaian terhadap indikator pelanggaran pengendara roda dua tidak menggunakan helm. Apabila pada hari pertama ditemukan 100 pelanggaran, maka pada hari berikutnya operasi ini harus dapat menurunkan angka itu menjadi 90 kemudian 80 pelanggaran dan terus menurun.

Iklan

“Pendekatannya tidak bisa dengan law enforcement. Kita pakai edukasi, lewat tokoh masyarakat. Para pendidik. Jadi penggunaan helm ini kita fokuskan untuk menyelamatkan masyarakat pengguna jalan,” paparnya.

Operasi Zebra ini, sambung Iqbal, sebagai awal pemeliharaan keamanan menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 akhir tahun ini. Titik beratnya pada penciptaan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Ini tantangan kita semua. Bagaimana setidaknya kita mengurangi pelanggaran yang tidak menggunakan helm ini. Supaya ketertiban menggunakan helm betul-betul tercipta di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” urai Kapolda.

Target itu menurutnya tidak berlebihan. Sebabnya, petugas yang bekerja di lapangan diharapkan fokus dan ulet. Hasil capaiannya dapat menjadi warisan keberhasilan Polda NTB yang bisa ditindaklanjuti pada tahun-tahun berikutnya.

“Kesadaran adalah hal yang paling fundamental dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas,” tegas Iqbal. Kesadaran itu diwujudkan dengan mengutamakan keselamatan. Seperti melengkapi diri dengan helm, menggunakan sabuk pengamanan, berkendara tidak melebihi kecepatan, tidak melawan arus, atau menaati rambu-rambu lalu lintas.

Operasi yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 8 Desember 2021 mendatang ini juga sebagai sarana menjaga penerapan protokol kesehatan Covid-19. Perayaan Natal dan Tahun Baru dicegah sejak awal agar tidak menjadi ajang baru penularan Covid-19.

“Kita menitikberatkan juga aspek protokol kesehatan. Kita tidak tahu gelombang tiga akan melanda kita semua. Tetapi jangan khawatir selama protokol kesehatan selalu diutamakan agar Natal dan Tahun Baru nanti kita tetap dalam suasana kondusif,” tutup Kapolda. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional