Operasi Lilin 2020, Pos Pengamanan Mulai Siaga

Petugas pos pengamanan simpang tiga Kebon Roek, Ampenan, Mataram menindak pengguna jalan yang tidak mengenakan sarana keselamatan lalu lintas, Selasa, 22 Desember 2020.(Suara NTB/Humas Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru sudah dimulai. Pos pelayanan pos pengamanan didirikan. Personel pengamanan pola statis mengisi pos-pos tersebut. Tugasnya, memantau tindak pidana dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Contohnya Polresta Mataram yang mendirikan satu pos pelayanan di Karang Jangkong, Cakranegara, Mataram. Serta, pos pengamanan di Simpang Tiga Kebon Roek, Ampenan, Simpang Tiga Bertais, Sandubaya, dan di pintu gerbang Mataram di Narmada, Lombok Barat. “Pos ini akan tetap siaga selama 15 hari pelaksanaan Operasi Lilin 2020,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto, Selasa, 22 Desember 2020. Operasi Lilin 2020 dimulai Senin, 21 Desember 2020 dan berakhir pada Senin, 4 Januari 2020 mendatang.

Iklan

Masing-masing pos tersebut, sambung dia, diisi personel Polresta Mataram. kemudian didukung pasukan Kodim 1606/Lobar, dan personel bantuan Polda NTB. Pengerahan personel dan pola pengamanan ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan ibadah Natal dan kondusivitas perayaan tahun baru. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. “Operasi ini bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman utamanya kepada Umat Kristiani yang akan merayakan Natal sehingga dapat beribadah dengan khidmat,” terang Guntur.

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik menambahkan, pos pengamanan dan pos pelayanan ini berfungsi sebagai markas bergerak untuk komando pengamanan. Penempatannya di lokasi strategis agar mudah menjangkau masyarakat. Pos pengamanan simpang tiga dekat Pasar Kebon Roek menjadi titik pengecekan arus lalu lintas Mataram-Lombok Barat. Pos ini strategis memantau pergerakan masyarakat dari dan menuju kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat.

“Jadi di sana nanti akan ada tindakan kepolisian bila mana terjadi penumpukan atau kepadatan jumlah pengunjung di Senggigi, kita akan tutup akses lalu lintas di sana,” kata Taufik.
selain di Narmada dan Bertais, titik pengecekan ditambah di monumen Tembolak Pelangi di Jalan Bypass BIL II, Sekarbela, Mataram. tujuannya untuk mengawasi arus masyarakat dari Bandara Lombok Internasional Airport. Arus dari Pelabuhan Lembar dipantau melalui titik pengecekan Dasan Cermen, Cakranegara, Mataram.

“Jadi sistemnya terpadu. Selain untuk mengurai kepadatan lalu lintas, kita juga akan sekaligus memberikan imbauan kepada pemilik hotel dan tempat hiburan untuk menjaga prokes Covid-19,” tutup Taufik. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional