Operasi Jaran 2020, 105 Tersangka 3C Masuk Penjara

Para pelaku 3C yang ditangkap dalam Operasi Jaran 2020 digiring ke Rutan Polresta Mataram, Kamis, 27 Februari 2020. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polresta Mataram mengungkap 104 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan pencurian dengan kekerasan (Curas) atau 3C sepanjang dua pekan Operasi Jaran 2020. Pencurian kawasan perumahan mendominasi.

“Kasus 3C ini menjadi atensi khusus karena ini meresahkan masyarakat,” ucap Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto, Kamis, 27 Februari 2020.

Iklan

“Kita mengungkap 104 kasus dengan 105 tersangka,” imbuhnya. Pengungkapan tahun 2020 ini meningkat. tahun 2019 lalu hanya 81 kasus terungkap dengan 81 tersangka.

Operasi Jaran tahun ini mengungkap 77 kasus Curat dengan sasaran kawasan perumahan. Menyusul terbanyak kedua curanmor dengan 15 kasus, dan terakhir curas 12 kasus. Wilayah yang banyak menjadi sasaran para pelaku antara lain Cakranegara, Mataram; Narmada, Lombok Barat; dan Ampenan, Mataram.

Guntur mengatakan, pelaku tidak memandang tempat maupun sasaran. Mulai dari lemari es, mesin cuci, genset, bahkan kasur pun diembat oleh para pelaku. “Ini sungguh memprihatinkan,” sesalnya.

Dari ratusan tersangka itu, lima diantaranya anak di bawah umur. Mereka kebanyakan diajak oleh pelaku dewasa untuk membantu melancarkan aksi. Selanjutnya diberi upah yang tidak seberapa.

Guntur mengatakan, penindakan pelaku 3C dalam sebuah operasi ini diharapkan dapat mengurangi keresahan masyarakat atas maraknya kasus pencurian. Penindakan dimaksudkan untuk memberi efek jera kepada para pelaku. “Apabila nanti menjadi residivis dan melakukan lagi, maka kita akan kejar terus,” tegas Guntur. (why)