Operasi Antik, Polres Lotim Ringkus Terduga Pengedar Narkoba

TUNJUKKAN - Kasat Narkoba Polres Lotim, Surya Irawan menunjukkan barang bukti dan terduga pelaku pengedar narkoba yang berhasil ditangkap dalam operasi antik 2018. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Aparat Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil meringkus terduga pelaku narkoba yang kerap meresahkan masyarakat, atas nama Har (43) asal Kokok Lauk Kelurahan Kelayu Selatan Kecamatan Selong. Penangkapan terhadap pelaku dalam rangka Operasi Antik yang saat ini sedang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim pada hari pertama operasi pada Senin, 19 November 2018 lalu. Pelaku merupakan pengedar sekaligus pemakai narkoba jenis sabu.

Dalam penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 15 klip sabu dan 6 poket sabu seberat 2 gram,  alat hisap sabu berupa  buah bong, 1 buah tabung kaca, 2 buah sekop plastik, 6 bungkus klip kosong, 1 bungkus pipet plastik, 2 buah gunting, 1 buah jarum, 2 buah korek api gas, 5 buah HP, 1 buah dompet serta uang tunai sebesar Rp. 5.000.000.

Iklan

Penangkapan terhadap Har berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal Resnarkoba Polres Lotim dan informasi dari masyarakat keberadaan Har alias Magen, yakni pada hari Senin tanggal 19 November 2018 sekitar pukul 01.30 wita tim Gabungan Operasi Antik melakukan penangkapan dan penggerbekan terhadap TO bertempat di rumahnya di Kelayu Selatan.

Tim kemudian memanggil saksi untuk menyaksikan penggeledahan, saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian tidak ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Setelah dilakukan penggeledahan rumah tertutup ditemukan beberapa klip kosong, jarum, pipet dan sekop. Dari hasil introgasi yang dilakukan, pelaku mengakui membuang barang bukti sabu ke dalam sumur, sehingga tim meminta ke pada salah satu masyarakat untuk masuk ke dalam sumur mengambil barang bukti sabu tersebut.

Kasat Narkoba Polres Lotim, Iptu. Surya Irawan,SH membenarkan penangkapan yang dilakukan terhadap pelaku. Pelaku merupakan target operasi (TO) peredaran narkoba khususnya di wilayah Kelayu, Selong, Labuhan Haji dan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Lotim. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan saat ini sudah dilakukan penyitaan serta melakukan tes urine terhadap pelaku. Di mana selain menjadi pengedar barang haram tersebut, pelaku juga positif sebagai pemakai. “Selain memeriksa pelaku, kita juga memeriksa sejumlah saksi,” terang Surya Irawan, saat dikonfirmasi, Senin,  19 November 2018.

Sementara barang bukti yang sudah diamankan dilakukan uji barang bukti ke Labfor Denpasar Bali seiring dilakukan proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. (yon)