Bonus Peraih Medali Emas PON Diusulkan Rp200 juta

Andy Hadianto.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – KONI NTB mengusulkan bonus sebesar Rp200 juta bagi atlet peraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020. Jumlah bonus tersebut lebih besar dari bonus atlet peraih medali emas di PON di Jabar tahun 2016

“Bila di PON di Jabar tahun 2016 bonus atlet peraih medali emas  sebesar Rp 150 juta maka di PON  Papua tahun 2020 kita usulkan  naik Rp 50 juta menjadi Rp 200 juta,” ucap Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto saat diwawancara Suara NTB usai  memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI NTB, di Wisma Tambora Mataram, Kamis, 23 Januari 2020.

Baca juga:  Muay Thai Andalkan Satu Atlet di PON 2020

Dikatakannya, selain mengusulkan jumlah bonus atlet,  peserta RAT KONI NTB juga mengusulkan Pelatda PON NTB digelar secepatnya. KONI NTB menetapkan Pelatda PON NTB akan dimulai tanggal 2 Februari 2020.

Baca juga:  Atlet Voli Pasir NTB Terus Berbenah

Terkait Pelatda PON akan dimulai awal bulan Februari, Andy mengingatkan sejumlah cabor agar segera menyerahkan nama-nama atlet yang sudah dipastikan lolos PON. Diakuinya masih terdapat empat cabor yang belum menyerahkan nama-nama atlet  lolos PON.

Tidak disebutkan nama empat cobor tersebut, karena dia tidak membawa datanya. Namun dia berharap kepada cabor yang belum menyerahkan data atlet lolos PON agar segera diserahkan ke KONI NTB supaya Pelatda PON, tanggal 2 Februari 2020 dapat berjalan sesuai rencana.

Baca juga:  Piala Soeratin U-17, NTB Tembus Delapan Besar

Lanjutnya, data cabor yang lolos PON telah  diterima KONI NTB saat ini sebanyak 13 cabor, jumlah cabor itu belum termasuk 10 cabor yang dicoret di PON Papua tahun 2020. Dengan jumlah 13 cabor lolos PON tersebut pihak KONI NTB telah mengantongi sebanyak 101 atlet yang dinyatakan lolos PON oleh pengprov 13  cabor  tersebut. (fan)