Karate Optimis Persembahkan Satu Emas di PON

Ahmad Zigi Zaresta Yuda (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Cabang olahraga (cabor) karate menjadi salah satu cabang andalan NTB di Pekan Olahraga Nasional (PON)  XX Papua tahun 2020.  KONI NTB  memastikan cabor karate  dapat mendulang  satu medali emas di ajang multi event olahraga nasional itu.

Sekretaris Umum (Sekum) Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) NTB, Akhwan Avianto, mengakui target KONI NTB untuk meraih  satu medali emas cabor karate pada PON 2020 sangat realistis. Pasalnya, atlet asal Lombok Barat (Lobar) itu merupakan atlet terbaik nasional  khusus di nomor Kata (Seni Gerak) putra.

Baca juga:  Kejurprov NTB 2020, INKAI Mataram dan Sumbawa Jadi Juara

“Target KONI NTB meraih satu emas di cabor sangat realistis. Sebab salah satu atlet karate NTB, Ahmad Zigi Zaresta Yuda  peraih medali emas di SEA Games 2019,” ucapnya.

Akhwan Avianto yang biasa disapa Akhwan mengatakan apabila Zigi tidak dapat meraih medali emas di PON XX2020 kemungkinan besar ada faktor kecurangan wasit. Dan kalau hal itu terjadi pihaknya tidak akan tinggal diam, mereka akan melakukan protes keras.

Baca juga:  Puluhan Atlet NTB Ikuti Gashuku dan Ujian

“Wasitnya sangat keterlaluan kalau Zigi sampai gagal meraih medali emas PON, karena Zigi itu sudah diakui sebagai atlet terbaik nasional, bahkan Zigi juara Asia Tenggara,” jelasnya.

Diakui Akhwan, Zigi pernah punya pengalaman buruk di PON XX di Jabar 2016 lalu. Pasalnya Zigi yang mestinya harus meraih medali emas, justru kalah  di babak semifinal. Menurutnya kekalahan Zigi saat itu ada unsur keberpihakan wasit terhadap tuan rumah. Bahkan sudah dibuktikan oleh pihak pengawas pertandingan. Akibatnya beberapa wasit yang ketahuan curang telah diberi hukuman oleh PB FORKI.

Baca juga:  Pelatda PON Cabor Tinju Dipusatkan di KSB

“Di PON tahun 2016, Zigi harusnya meraih medali emas, tapi dia kalah di semifinal. Dan sudah diketahui kekalahan Zigi saat itu ada keberpihakan wasit,” jelasnya.

Akhwan berharap kegagalan Zigi di PON tahun 2016 tidak terulang lagi di PON XX/2020. Pasalnya, bila Zigi kembali dikalahkan oleh kepemimpinan wasit yang tidak sportif, maka sangat disayangkan oleh pihaknya. (fan)