Kerusakan Lintasan Atletik Makin Serius

Atlet menghindari bagian lintasan yang rusak saat menjalani latihan atlet atletik di Lintasan GOR 17 Desember Turide Mataram, Selasa, 14 Januari 2020.(Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Kerusakan sasarana olahraga lintasan atletik GOR 17 Desember Turide Mataram makin serius. Hampir seluruh bagian lintas terkelupas dan membentuk benjolan kecil berupa gunung-gunung. Kondisi itu sangat mengganggu aktivitas latihan atlet yang tengah dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020.

Pelatih Atletik NTB, H. Muhdar  yang ditemui Suara NTB  disela-sela malatih atlet di GOR 17 Desember Turide Mataram, Selasa, 14 Januari 2020 mengatakan, kerusakan  lintasan atletik sintetis di GOR 17 Desember Turide Mataram sebenarnya sudah lama rusak. Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak karena memang lintasan atletik tersebut di kelola oleh Pemprov NTB.

Baca juga:  Muay Thai Andalkan Satu Atlet di PON 2020

“Kerusakan lintasan ini sudah lama, tapi mau bilang apa. Kita tidak berani berbuat banyak karena perbaikan lintasan bukan wewenang kami. Tugas saya melatih atlet saja,” ucapnya.

Baca juga:  Sidak, Kadispora NTB Temukan Jumlah Atlet Kurang

Muhdar yang merupakan palatih senior atletik NTB ini mengakui bila kerusakan lintasan atletik tersebut makin parah bila dibanding tahun  sebelumnya. Hal itu disebabkan karena memang tahun 2019 tidak ada perawatan yang dilakukan oleh pihak pengelola lintasan.

Beda dibanding tahun sebelumnya tetap dilakukan perawatan. Perawatan yang dimaksud adalah memperbaiki bagian lintasan rusak dengan menggunakan lem seperti tahun-tahun sebelumnya.

Muhdar yang saat itu tengah melatih atlet berharap  kerusakan lintasan atletik  GOR  dapat segera diperbaiki. Pasalnya bila dibiarkan rusak bisa-bisa lintasan itu tak dapat dimanfaatkan untuk latihan. Pasalnya bila dipaksakan  untuk kegiatan latihan dapat membahayakan atlet.

Baca juga:  Generasi Baru Karate NTB Mulai Unjuk Gigi

“Kalau kita paksakan atlet latihan di lintasan  rusak bisa berbahasa. Nanti atlet bisa jatuh dan cidera karena lantai lintasan bergelombang. Kalau salah injak atlet mudah terpeleset,” jelasnya. (fan)