Kompetisi Gim Mobile Legends Dibatalkan, Peserta Mengeluh Dirugikan

Kapten tim Yaok Kediri Lobar, Mustawa (kanan) bersama Kapten tim Scoars, Adhitia (tengah) dan rekannya Arifia Fikri memberikan pernyataan kepada Suara NTB di Mataram, Minggu, 12 Januari 2020. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Turnamen gim daring (game online) “Mobile Legends ” yang akan digelar oleh pihak KPNI Lombok Barat (Lobar), 21 Desember 2019 dibatalkan. Para peserta mengaku dirugikan atas batalnya penyelenggaraan turnamen yang memperebutkan Piala KNPI Lobar dan total hadiah uang pembinaan Rp50 juta itu.

Para peserta yang berjumlah 57 tim mengaku dirugikan lantaran uang pendaftaran sebesar Rp100 ribu yang sudah mereka keluarkan belum dikembalikan oleh pihak penyelenggara. Mereka menuntut panitia penyelenggara agar segera mengembalikan uang pendaftaran tersebut.

Salah seorang peserta yang mewakili Kaptem Tim Yaok Kediri Lobar, Mustawa kepada Suara NTB di Mataram, Minggu, 12 Januari 2020 mengatakan, pihaknya dirugikan atas batalnya event itu. Mereka meminta pihak panitia untuk mempertanggungjawabkan kerugian materi yang sudah mereka keluarkan.

Baca juga:  Piala Soeratin U-17, NTB Tembus Delapan Besar

“Kalau memang dibatalkan, tolong uang pendaftaran dari kami dikembalikan. Sudah dua Minggu ini saya hubungi panitia minta uang kami dikembalikan, tapi mereka hanya janji aja, katanya mau kembalikan tapi sampai saat ini belum juga dikembalikan,” ucapnya.

Dikatakan Mustawa, jumlah peserta yang dirugikan atas pembatalan turnamen gim daring ini sebanyak 57 tim. Termasuk uang pendaftaran timnya juga belum dikembangkan oleh panitia. Mustawa pun mengaku kecewa terhadap sikap panitia.

Baca juga:  Wujudkan Smart City, Kota Mataram Perlu Susun Integrasi Data

“Sudah seringkali kita minta, katanya tidak ada uang. Uang pendaftaran sudah habis digunakan untuk pebuatan baliho dan cetak spanduk,” jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua Tim Scoars, Adhitia yang didampingi rekannya, Arifia Fikri mengeluhkan hal yang senada. Mereka meminta panitia bertanggungjawab atas dibatalkannya event tersebut. Terutama peserta dari luar daerah juga dirugikan atas dibatalkannya event itu.

“Ada juga tim dari luar NTB. Mereka mengaku dirugikan, soalnya panitia tidak memberikan sebelumnya bila event batal digelar. Sebelumnya mereka bilang ditunda, tapi sampai saat ini belum jelas ditunda sampai kapan” jelasnya.

Baca juga:  Ruang Kelas Berbahan Bata Plastik Segera Hadir di NTB

Di tempat terpisah, Panitia Pertandingan, Sandi yang dikonfirmasi via ponselnya membenarkan bila turnamen gim daring tersebut dibatalkan. Tidak dijelaskan terkait alasan kompetisi gim daring ditunda. Ia hanya mengatakan bahwa kompetisi gim daring itu dibatalkan oleh Ketua KNPI Lobar, Dedi Musra selaku pihak penyelenggara.

“Mobil Legends Dibatalkan. Dibatalkan oleh Ketua KNPI Lobar sebagai Penyelanggara,” ucapnya singkat. Hingga berita ini ditulis, Ketua KNPI Lobar, Dedi Musra belum dapat dikonfirmasi karena nomor ponselnya tidak aktif saat dihubungi. (fan)