Nurul Persembahkan Tiga Emas untuk Indonesia

Nurul Iqamah (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Atlet kebanggaan NTB, Nurul Iqamah akhirnya membuktikan diri sebagai yang tercepat di event panjat tebing internasional. Atlet asal Kota Bima itu berhasil mempersembahkan tiga emas untuk tim panjat tebing Indonesia di Kejuaraan Panjat Tebing “Asian Championship” yang berakhir di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu, 9 November 2019.

Tiga medali emas diraih Nurul Iqamah di nomor combine  perorangan putri, speed perorangan  putri dan speed relay putri. “Alhamdulillah, Nurul akhirnya berhasil meraih tiga  medali emas di Asian Championship,” ucap Ketua Harian FPTI NTB,  Adi Hendra Susanto kepada Suara NTB, di Sekretariat KONI NTB di Mataram, Senin, 11 November 2019.

Lanjutnya, di nomor combine, Nurul yang merupakan atlet peraih medali perunggu  di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat (Jabar) itu  mengalahkan atlet asal Jepang, Nanako Kura yang berada di peringkat kedua, sementara peringkat ketiga diraih atlet China Taipe, Jung Ying Lee.

Informasi yang diterima Adi, Nurul memperoleh sebanyak 12 poin di nomor tersebut. Angka itu terkumpul dari lead yang berada di peringkat 4, boulder di peringkat 3, dan speed di peringkat 1. Ketiga peringkat tersebut dikalikan sehingga Nurul memperoleh poin 12, poin tertinggi di combine putri.

Baca juga:  Pebulutangkis asal Lotim Persembahkan Emas SEA Games untuk Indonesia

Untuk medali perak diraih atlet asal Jepang, Nanako Kura, yang meraih total poin 15. Dengan rincian final lead peringkat 5 (jumlah poin 14+),  final boulder peringkat 1 (jumlah poin 2top 3zone 2 3), dan final speed peringkat 3.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Hung Ying Lee, atlet asal Chinese Taipei dengan total poin 24. Lee mendapat peringkat 3 di final lead (jumlah poin 18), peringkat 2 di nomor boulder (jumlah poin 2top 3zone 3 3), dan peringkat 4 di final speed.

Melihat pencapaian itu Adi menyebut, pencapaian Nurul melebihi ekspektasi. Dia awalnya tak menyangka Nurul bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di nomor combine.

“Sebenarnya untuk nomor combine pelatihnya  mau lihat sejauh mana progress dari latihan di Pelatnas, apakah mereka mampu bersaing dengan atlet-atlet dari negara lain, khususnya Jepang dan Korea, juga China,” jelas Adi.

Baca juga:  Di Popnas, Voli Pasir Putra Persembahkan Perak

Mengingat selama ini di level Asia, nomor lead dan boulder dikuasai oleh Jepang dan Korea. Namun atlet-atlet Timnas Indonesia  khususnya Nurul rupanya mampu menunjukkan prestasi di tiga nomor.

Untuk diketahui, sebelumnya, Nurul juga berhasil meraih medali emas di kelas speed relay. Penampilan Nurul di kelas speed relay tidak sendiri, ia bersama dua atlet Indonesia, Raji’ah Sallsabillah, dan Amanda Narda Mutia.

Nurul Iqamah yang tergabung dalam tim A Indonesia meraih medali emas bersama rekannya sesama atlet Indonesia Raji’ah Sallsabillah, dan Amanda Narda Mutia usai  mencatat waktu 24,942 detik.

Sedangkan medali perak diraih oleh tim Indonesia B  terdiri dari Dhorifatus Syafi’iyah, Mudji Mulyani, dan Berthdigna Devi. Mereka menorehkan waktu 28,015 detik. Sedangkan medali perunggu di nomor speed relay putri diraih oleh tim asal Kazakhstan dengan catatan waktu 32,024 detik. Tim Kazakhstan beranggotakan Marienova Assel, Ulzhabayeva Tamara, dan Agambayeva Margarita. (fan)