Siswi Lobar Raih Gelar Perenang Terbaik di Jakarta

Atlet renang pelajar menjalani latihan di Kolam Renang Mayura Mataram, Minggu (29/9). Latihan tersebut merupakan latihan rutin persiapan menghadapi event tingkat pelajar regional NTB tahun ini. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Prestasi atlet renang NTB makin diperhitungkan di kancah nasional. Ini dibuktikan oleh atlet renang NTB, Tristania Cintya Dewi Sumarno yang sukses menyumbang empat medali emas, tiga perak di Kejuaraan Nasional Renang “Jakarta Open” di Stadion Aquatik GBK Senayan Jakarta,26-28 September 2019.

Selain merebut empat keping medali emas dan tiga perak, siswi SMPN 2 Labuapi Lombok Barat (Lobar) itu juga dianugerahi gelar perenang terbaik Kelompok Umur (KU) III (usia 12-13 tahun)  putri di event tersebut.

Pelatih Renang NTB, Ahmad Djaelani yang diwawancara Suara NTB, di Kolam Renang Mayura  Mataram, Minggu, 29 September 2019 mengatakan empat medali emas diraih atlet berusia 13 tahun itu  di nomor 50 meter dada putri, 50 meter punggung putri, 200 meter dada dan 100 meter dada putri. Selanjutnya tiga medali perak direbut di nomor, 50 meter, 100 meter dan 200 meter putri.

Prestasi  yang ditorehkan atlet asal Lobar tersebut sangat membanggakan Pengprov PRSI NTB, pasalnya dengan capaian prestasi tersebut Perenang NTB, Cintya telah dianugerahi sebagai perenang terbaik putri di event tersebut. Tidak hanya itu, Cintya juga

telah membuat sejarah baru bagi pencapaian prestasi atlet NTB di kancah nasional. Sebab sejauh ini belum ada satu perenang NTB meraih penghargaan tersebut, namun Cintya telah buktikan atlet NTB mampu bersaing di level nasional.

“Prestasi Cintya benar-benar membanggakan kami (Pengprov PRSI NTB). Sebab prestasi ini merupakan sejarah, karena untuk pertama kalinya ada atlet NTB mendapatkan penghargaan sebagai perenang terbaik,” ucap pelatih senior itu.

Prestasi itu diharapkan bisa berlanjut ke kejenjang yang lebih tinggi, karena capaian prestasi Contya baru langkah awal menuju prestasi nasional. Sebab prestasi tertinggi atlet di level nasional adalah meraih medali emas di  Pekan Olahraga Nasional (PON). Sementara Cintya masih usia pelajar SMP, itu artinya perjalanan Cintya menuju prestasi terbaik di multi event nasional masih panjang.

Meski perjalanan Cintya masih panjang, namun NTB patut berbangga karena Sintya telah mampu menjadi yang terbaik di KU III ajang Prakualifikasi PON renang itu.

Ditambahkan Djaelani, selain Cintya, juga terdapat dua atlet NTB lainnya yang sukses meraih medali perunggu di event itu. Dua perunggu  diraih Ricki Alexander di nomor 200 meter gaya dada KU 1 (satu) dan Annisa Nurjanah Djaelani di KU2 (dua). (fan)