Pembangunan Stadion Internasional Gunakan Dana Hibah AFF

Ilustrasi Stadion Internasional (suarantb.com/pexels)

Praya (Suara NTB) – Persiapan pembangunan stadion sepak bola berstandar internasional di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus dipacu. Terakhir, Pemkab Loteng sudah bersurat ke PSSI terkait persetujuan lokasi pembangunan stadion . Hal ini sebagai persyaratan untuk memperoleh dana hibah dari ASEAN Football Federation (AFF), selaku penyandang dana pembangunan stadion yang direncanakan berkapasitas 12 ribu tempat duduk tersebut.

“Jadi pembangunan stadion internasional ini menggunakan dana hibah dari AFF. Kita (Loteng,red) tinggal terima kunci (jadi,red) saja,” ungkap Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT, kepada wartawan, Jumat, 27 September 2019.

Ia menjelaskan, proses pembangunan stadion sepakbola direncanakan tuntas dalam tiga tahun dengan pengerjaan fisik rencananya dimulai pada tahun 2020 mendatang. Sementara tahun ini seluruh persiapan dimatangkan.

Suhaili mengatakan, dipilihnya Loteng sebagai lokasi pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut sebuah kebanggaan, karena Loteng bakal menjadi

satu-satunya daerah di NTB yang bakal memiliki stadion sepakbola bertaraf internasional yang lengkap dengan fasilitas penunjang yang juga bertaraf internasional.

“Stadion ini nantinya akan menggunakan rumput sintesis sesuai standar rumput lapangan sepakbola internasional. Dengan 12 ribu tempat duduk layaknya stadion sepakbola di Eropa,” ujarnya.

Untuk lokasi pembangunan, sudah ditetapkan di lapangan PSLT yang sekarang ini, sehingga bisa berdekatan dengan GOR mini yang saat ini sedang dibangun. Dengan begitu, di area stadion itu nantinya bakal menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat di daerah ini.

Disinggung besaran kebutuhan anggaran pembangunan stadion sepakbola berstandar internasional tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar ini mengaku tidak tahu persis, karena kewenangannya ada di pihak AFF, selaku penyandang dana pembangunan stadion. Pemkab Loteng nantinya mungkin hanya mendukung di beberapa fasilitas penunjang stadion saja. (kir)