Dispar Lobar Promosikan Wisata Sekotong Lewat ‘’Trail Adventure’’

Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dengan motor trailnya, turut meramaikan Lombok Barat Trail Adventure 2019. (Suara NTB/Humas NTB)

Giri  Menang (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) tiada hentinya menggelar berbagai event untuk mempercepat pemulihan pariwisata di daerah setempat pascagempa. Selain mengandalkan Senggigi, Pemda juga serius menggarap kawasan wisata Lobar bagian selatan yakni Sekotong.

Sabtu, 27 April 2019, pihak Dispar mengadakan event Trail Adventure di daerah Sekotong untuk mempromosikan destinasi wisata ini ke dunia luar. Event yang diikuti Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan ratusan peserta ini dihajatkan untuk membangkitkan wisata lagi Sekotong yang telah lama tertidur. “Tahun lalu diadakan di wilayah Utara, tapi sekarang untuk keseimbangan kita gelar trail adventure ini di Sekotong,” jelas Kepala Dispar Lobar Ispan Junaidi, MEd., dalam jumpa pers di kantornya, Jumat, 26 April 2019.

Sebelumnya kata dia, dalam rangka memulihkan pariwisata pascagempa, pihak pemda menggelar Colour Run dengan jumlah peserta cukup banyak di wilayah Sekotong. Untuk menyeimbangkan promosi wisata kali ini pihaknya menggelar event di Sekotong. Khusus di Sekotong saja, pihaknya punya dua event tahun ini, yakni Trail Adventure dan Sekotong Run yang dulu dikenal Mekaki Marathon.

Diakuinya, kawasan Sekotong memiliki spot wisata yang luas dan bagus dengan 23 gili di wilayah ini, namun telah lama kawasan ini tertidur atau biasa ia istilahkan the sleeping giant yang saat ini sudah mulai bangkit. Di kawasan ini memiliki potensi wisata langka, dari sisi laut dan gunung dan potensi bahari hiu martil. Hiu martil ini hanya bisa hidup di beberapa tempat, salah satunya di Sekotong.

Untuk mengeksplore potensi wisata ini, pihaknya menggelar trail adventure. “Kita akan menyusuri gunung lembah, pantai lengkap pertualangannnya,” jelas dia.

Dalam event ini sudah ada 80 komunitas trail dengan total peserta 700 orang sudah siap ikut serta. Peserta ini berasal dari berbagai daerah, seperti Sumatera, Jawa Timur, Kalimantan, Bali dan NTB. Selain itu ada atlet nasional juga dihadirkan. “Saya juga sudah mengahadap pak Gubernur, beliau akan hadir bahkan beliau akan bawa trail-nya untuk ikut kegiatan ini,” kata dia.

Untuk rute trail adventure ini jelas dia mencakup belasan titik, mulai titik start dan finish dari Pantai Elak-Elak, lalu naik ke Kedaro terus ke Lendek Bare (lokasi tambang emas), lalu nanti setiba di Buwun Mas Hill ada atraksi para peserta. Buwun Mas Hill ini memiliki view yang luar biasa  dengan bukit dan pemandangan laut. Saat ini, tingkat kunjungan mencapai ribuan orang per hari, sehingga melalui rute trail adventure ini pihaknya ingin memperkenalkan lokasi wisata ini. Dari Buwun Mas Hill, turun ke Belongas, kemudian menuju Bunut Kantor, Batu Montor, Jurang Malaikat, Mahoni lalu ke Teluk mekaki, Mecanggah dan Rambut Petung. Lalu ke Pelangan dan finish di Elak-Elak. “Panjang rute ini sekitar 69 kilometer,” jelas dia. (her)