Zohri Bukukan Dua Rekor Baru Level Asia Tenggara

Lalu Muhammad Zohri berhasil meraih medali perak dengan mencatat waktu 10.13 detik di Kejuaraan Atletik Asia yang berlangsung di Doha, Qatar, Senin (22/4) malam lalu. Dalam kejuaraan ini, Zohri berhasil membukukan dua rekor baru Asia Tenggara. (Suara NTB/ist)

ATLET kebanggaan NTB, Lalu Muhammad Zohri  berhasil membuat kejutan besar di event internasional. Atlet kelahiran Kabupaten Lombok Utara (KLU)  yang dijuluki bocah ajaib itu berhasil membukukan rekor baru di Kejuaraan Atletik Asia yang berlangsung di Doha, Qatar, Senin (22/4) malam lalu. Tak tanggung-tanggung, Zohri mencatat dua rekor sekaligus dalam kejuaraan yang sama.

Informasinya, di kejuaraan yang melibatkan atlet terbaik dari negara-negara Asia itu, Zohri meraih medali perak dengan mencatat waktu 10.13 detik di nomor 100 meter perorangan putra. Kendati di peringkat dua, catatan waktu yang dicetak Zohri mengejutkan dunia olahraga atletik tanah air. Sebab limit waktu yang dicatat oleh  Zohri  melampaui rekor Asia Tenggara yang sebelumnya dicatat oleh atlet Indonesia, Suryo Agung 10 tahun yang lalu di SEA Games di Laos tahun 2009.

Sementara medali emas diraih pelari asal Jepang, Yoshihide Kiryu dengan catatan waktu 10.10 detik. Sedangkan medali perunggu diraih atlet asal Cina, Wu Zhiqiang dengan catatan waktu 10.18 detik.

Informasi dari Pelatih Pelatnas Atletik Asal Indonesia, Aria Yuniawan yang diterima Suara NTB, Selasa (23/4) kemarin mengatakan meski meraih medali perak, tapi Zohri sukses membuat kejutan dengan mencetak dua rekor Asia Tenggara baru di event itu.

‘’Meski meraih medali perak, Zohri berhasil memecahkan rekor Asia Tenggara  dengan catatan waktu 10.17 detik yang sebelumnya dicetak oleh atlet Indonesia, Surya Agung di SEA Games 2009,’’ katanya.

Dua rekor Asia Tenggara dicatat oleh Zohri di kejuaraan yang sama. Rekor pertama dicatat oleh Zohri di babak semifinal pada finish pertama dengan catatan waktu 10.15 detik. Selanjutnya di babak final kejuaraan yang sama Zohri kembali  membuat rekor Asia Tenggara baru dengan mempertajam limit menjadi 10.13 detik dan meraih medali perak.

Sebagaimana diketahui keikutsertaan Zohri di event ini untuk mengejar limit lolos Olimpiade di Jepang tahun 2020. Menurut Aria catatan waktu dicatat Zohri belum melampaui limit mengikuti Olimpiade, sebab untuk tampil di Olimpiade, Zohri harus mencatat waktu minimal 10.05 detik. (fan)