Loteng Siapkan Rp 1,7 Miliar Bayar Bonus Atlet Porprov

Wabup Loteng, H. Pathul Bahri (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 1,7 miliar pada APBD tahun 2019 ini untuk membayar bonus atlet peraih medali pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) NTB tahun 2018 lalu. Bonus tersebut nanti akan diberikan pada awal tahun 2019 ini.

“Jika tidak ada halangan, kita upayakan Bulan Januari bonus atlet sudah bisa dicairkan,” janji Wabup Loteng, H.L.Pathul Bahri, S.IP., kepada Suara NTB, Senin, 31 Desember 2018.

Menurutnya, pembayaran bonus bagi atlet sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk diserahkan secepatnya. Adanya kabupaten/kota yang memberikan bonus bagi atletnya, Pathul menegaskan itu bukan jadi soal, karena tidak menutup kemungkinan kabupaten/kota sudah lebih dulu menyiapkan anggarannya. Sementara Loteng baru pada APBD 2019 mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet. “Tapi yang jelas kita komit untuk berikan bonus bagi para atlet peraih medali di Porpov NTB kemarin. Soal waktu ya karena memang anggaran baru ada tahun 2019,” tandasnya.

Terpisah, Sekda Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si.,menegaskan alokasi anggaran untuk bonus atlet peraih medali Porprov NTB sudah ada tinggal menunggu proses persiapan pencairan anggaran saja. “Total anggaran untuk bonus atlet yang disiapkan di APBD 2019 sebesar Rp 1,7 miliar,” ujarnya.

Nantinya sesuai komitmen awal, bagi atlet peraih medali emas akan memperoleh bonus sebesar Rp 25 juta, kemudian peraih medali perak dan perunggu, masing-masing akan memperoleh bonus Rp 15 juta dan Rp 10 juta. ‘’Bonusnya tidak akan diberikan dalam bentuk cash. Tetapi akan ditransfer via rekening bank atlet masing-masing,’’ ujarnya.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Nanti sebelum pencairan bonus, para atlet diharuskan menyerahkan nomor rekening banknya dan akan ditransfer ke rekening tersebut, sehingga kecurigaan-kecurigaan yang bisa saja terjadi, bisa diminimalisir dengan pola transfer bank.

Mengenai bonus pelatih dan ofisial, Nursiah mengaku masih disiapkan. Pihaknya akan memprioritaskan pembayaran bonus bagi atlet terlebih dahulu, baru kemudian bonus pelatih dan ofisial. Jika memang anggaran yang ada tidak mencukupi untuk membayar bonus pelatih serta ofisial, akan diupayakan pada APBD Loteng berikutnya.

Pada gelaran Poprov NTB yang baru lalu, kontingen Loteng berhasil menduduki posisi ke enam dengan mengumpulkan total 117 medali. Masing-masing 25 medali emas, 37 medali perak dan 55 keping medali perunggu. Sehingga total bonus yang bakal dicairkan mencapai sekitar Rp 1,54 miliar. “Secara umum capaian pada Poprov NTB kali ini jauh melampaui target yang sudah ditetapkan,” pungkas Nursiah. (kir)