Panji Tak Terkalahkan

Panji Untung Setiawan bersalaman dengan Ketua Pelti NTB, Jamaluddin Malady usai penyerahan medali emas di Lapangan Tenis Gebang Mataram, Sabtu, 15 Desember 2018. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Atlet asal Kota Mataram, Panji Untung Setiawa tampil sebagai atlet yang tak terkalahkan di pertandingan tenis lapangan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB X di Lapangan Tenis Gebang Mataram, 10-15 Desember 2018. Atlet peraih medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jabar/2016 itu mendulang tiga medali emas.

Medali emas pertama diraih oleh Panji di kelas tunggal perorangan putra setelah mengalahkan  Dito Priambodo di babak final putra yang di gelar di Lapangan Tenis Gebang Mataram, Sabtu, 15 Desember 2018. Laga final Panji dan Dito di pertandingan tenis boleh dibilang menjadi laga yang  paling bergengsi di cabor tersebut.

Meski Panji merupakan juara  nasional, namun Dito nyaris mengimbangi Panji dalam hal teknis. Itu terlihat dari permainan kedua di set pertama yang berjalan cukup ketat. Dimana di set pertama Dito sempat unggul 1-0, selanjutnya di set kedua permainan makin ketat, sebab Panji tak ingin ketinggalan dan pertandingan di set kedua dimenangkan oleh Panji.

Baca juga:  Atlet NTB Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia

Selanjutnya, memasuki set ketiga kedua atlet bermain maksimal. Masing-masing atlet terus memainkan tempo permainan cepat dengan bola-bola panjang yang cukup menguras tenaga. Disinilah baru terlihat kemampuan

atlet yang sesungguhnya, Panji yang biasa bermain di event nasional terlihat masih stabil, sementara Dito terlihat mulai terkuras tenaganya.

Hingga akhirnya Dito menyerah di set ke 3 dan meminta untuk tidak melanjutkan pertandingan. Akibat Dito tak bisa melanjutkan pertandingan, akhirnya Panji pun dinobatkan sebagai juara kelas tunggal perorangan putra senior dan berhasil membawa pulang medali emas. Selain meriah medali emas di perorangan, Panji juga berhasil menyumbang dua emas untuk kota Mataram, dua emas lainnya diraih di kelas Mix perorangan dan beregu perorangan.

Baca juga:  Kantongi Dua Tiket PON, Pecatur NTB Catat Sejarah Baru

Panji Untung Setiawan yang diwawancara Suara NTB mengatakan bahwa dia mengakui kehebatan lawannya. Pasalnya meski Dito kalah, namun Dito punya kemampuan mengimbangi permainannya.

Namun disayangkan Dito kekurangan di fisik, sehingga tak bisa menyelesaikan pertandingan. “Kelemahan Dito hanya digosok saja. Kalau dari permainan sudah cukup bagus,” tuturnya.

Menurut Panji, kedepan atlet-atlet NTB harus memiliki fisik yang kuat agar tidak cepat kendor. Diakuinya untuk meningkatkan daya tahan fisik, selain latihan dengan intensitas tinggi atlet juga harus menjaga pola makan yang benar serta mengkonsumsi makanan yang bergizi sesuai porsi gizi atlet. (fan)