Zohri Akui Kehebatan Lawan

Jakarta (Suara NTB) – Pelari tercepat dunia U-21, Lalu Muhammad Zohri menyampaikan permintaan maaf karena gagal merebut medali emas di Asian Games 2018. Atlet asal Lombok Utara itu hanya menempati peringkat tujuh pada final nomor 100 meter perorangan cabor atletik Asian Games 2018, di Stadion Utama GBK, Minggu, 26 Agustus 2018 malam.

Lalu Muhammad Zohri, yang ditemui  Suara NTB, usai lomba mengatakan bahwa dirinya sudah berupaya maksimal tampil  di event internasional itu. Namun sayang lawan yang dihadapinya  jauh lebih hebat dibanding dirinya. Dia pun mengakui kehebatan lawan-lawan yang dihadapinya di event itu.

“Saya sudah berusaha maksimal. Saya harus mengakui kemampuan lawan-lawan saya. Mereka  jauh lebih hebat dari saya,” ucapnya.

Dikatakan Zohri, catatan waktu yang diukirnya di Asian Games 2018  memang menurun bila dibandingkan hasil catatan waktu yang dicapainya  saat menjuarai  Kejuaraan Dunia Usia 21 Tahun di Finlandia bulan Juli lalu. Dimana pada kejuaraan dunia atletik junior 2018 dia mencatat waktu tercepat 10.18 detik, sementara di Asian Games dia mencatat waktu 10.20 detik.

Baca juga:  Atlet NTB Ciptakan Sejarah, Rebut Tujuh Emas di Ajang Internasional

Itu artinya, catatan waktu yang dicatat Zohri  menurun, 0,02 detik dari capaian prestasi sebelumnya. Sementara itu peringkat satu diraih atlet asal Cina, Su Bintiang dengan catatan waktu 9,92 detik, disusul Tosin Ogunode (Qatar) 10,00 detik) di peringkat dua dan Ryota Yamagata (Jepang) 10,00 detik di peringkat tiga.

Karena merasa gagal ukir prestasi, Zohri meminta maaf kepada suporter yang sudah hadir mendukungnya. Selain itu Zohri mengaku sangat senang atas banyaknya penonton yang menyaksikan dirinya tampil di lari 100 meter. Pasalnya setiap event selalu minim penonton. Namun, di Asian Games banyak penonton yang menyaksikan lomba lari atletik. Kedepan, dia berharap akan tampil lebih baik lagi sehingga para penonton puas dengan penampilannya.

Baca juga:  20 Atlet NTB Siap Maju Pepapernas

Sementara itu, Ketua PASI NTB, H. Suhaimi SH mengatakan  pihaknya sudah memprediksi kegagalan Lalu Zohri meraih medali. Alasannya lawan yang dihadapi Zohri merupakan atlet senior, sementara Zohri baru berusia 18 tahun.

“Kita sudah katakan bahwa Zohri belum bisa juara di Asian Games 2018. Karena lawan-lawan yang dihadapi sudah mencatat waktu 09.92 detik. Sementara waktu terbaik Zohri 10.18 detik,” jelasnya. (fan)