Sirnas Voli Pantai Pertama Mulai Bergulir di Kuta

Praya (Suara NTB) – Sirkuit Nasional (Sirnas) Voli pantai di kawasan Pantai Kuta Pujut Lombok Tengah (Loteng), Minggu, 25 Februari 2018 mulai digelar. Sebanyak 26 tim putra dan 21 tim putri mengikuti event olahraga tingkat nasional pertama yang digelar di Loteng tersebut. Mereka berasal dari 8 provinsi dan 6 negara.

Event yang direncanakan bakal menjadi event tahunan tersebut, dibuka langsung Plt. Bupati Loteng, L. Pathul Bahri, S.Ip. Dihadiri Sekda Loteng, H.M.Nursiah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) NTB, Drs. H. L. Moh Faozal, M.Si., beserta pejabat lingkup Pemkab Loteng lainnya.

“Kita berharap ini event ini bisa masuk kalender event nasional yang setiap tahun digelar di kawasan Pantai Kuta,” ujar L. Pathul Bahri.

Baca juga:  Kerusakan Lintasan Atletik Belum Tertangani

Tidak hanya sampai disitu, Pemkab Loteng bakal mendukung penuh jika kemudian Loteng bisa ditunjuk menjadi event olahraga serupa. Tetapi dengan level yang lebih tinggi lagi. “Tahun ini kelas eventnya sudah taraf nasional. Kalau bisa tahun depan, level sudah naik ke level internasional. Paling tidak level Asia Pasifik,” tandasnya.

Terlebih jika melihat dari sisi venue event yang ada, kawasan Pantai Kuta yang menjadi lokasi penyelenggaaraan Sirnas voli pantai kali ini, sangat memadai. Dan, berada dikawasan pariwisata internasional. Sehingga sangat memungkinkan menjadi tempat penyelenggaraan event voli pantai level internasional.

Baca juga:  Atlet PON Harus Perbanyak Uji Coba

“Informasinya bulan Oktober mendatang akan ada event voli pantai tingkat Asia Pasifik. Kalau bisa, kita yang menjadi tuan rumah penyelenggaraannya,” tandasnya. Dengan catatan, gelaran Sirnas voli pantai kali ini harus sukses lebih dulu.

Sebelumnya, Ketua PBVSI Loteng, Suhaimi, S.H.,mengatakan peserta yang mengikuti Sirnas voli pantai pertama ditahun 2018 ini, berasal dari Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta, Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Yogyakarta, Sulawesi Selatan (Sulsel), Bali serta NTB sendiri.

Ditambah tim dari 6 negara undangan. Masing-masing Jepang, Hongkong, Singapura, Timor Leste, Macau dan Malaysia. “Tim dibagi dalam beberapa grup. Dan, akan bertanding sampai tanggal 1 Maret mendatang,” pungkasnya. (kir)