Dihadang Andalusia Alcatraz, Irvan Berharap Keberuntungan

Mataram (Suara NTB) – Langkah BPN FC untuk mempertahankan gelar juara Turnamen Futsal Suara NTB Cup kian dekat. Setelah pada pertandingan Kamis, 28 Desember 2017 berhasil mengalahkan Alcatraz A pada babak perdelapan final dengan skor 2-5.

Namun, untuk mencapai final, BPN FC terlebih dulu harus menjalani laga hidup mati dengan lawan mereka di final Suara NTB Cup 2016. Ya, BPN FC akan kembali adu kekuatan dengan Alcatraz Andalusia yang juga sama-sama menembus babak semifinal Suara NTB Cup 2017. Bagaimana tanggapan pemain BPN terkait duel ini?

Menjelang laga melawan Andalusia Alcatraz, BPN FC melalui salah seorang pemainnya, Irvan Ferdian Syahputra hanya akan berharap lebih banyak keberuntungan bagi timnya. Agar kemenangan bisa kembali diraih.

“Semoga lebih sering dapat keberuntungan itu aja sih. Pokoknya targetnya di turnamen ini mau pertahanin juara,” harapnya.

Irvan mengaku optimis bisa mempertankan gelar juara. Hasil laga melawan Alcatraz pun diakuinya sudah cukup memuaskan.

“Pertandingannya lumayan ketat sih, tapi teman-teman sudah tampil maksimal. Alhamdulillah puaslah dengan hasilnya. Kami semua optimis kami bisa mempertahanin juara tahun kemarin. Kan kita tahun kemarin yang jadi juara,” ungkapnya ditemui usai pertandingan.

Kehadiran pemain bertubuh tinggi besar ini cukup menjadi fokus penonton. Karena perawakannya yang besar bisa jadi senjata mengintimidasi lawan yang mayoritas bertubuh lebih kecil. Berasal dari Dompu, Irvan mengaku menekuni futsal sejak tahun 2009. Berawal dari iseng-iseng membuat perkumpulan futsal bersama teman kuliahnya.

“Memang dari teman kuliah pertamanya, kumpul-kumpul iseng-iseng tapi rezekinya ke situ mungkin, makanya sampai sekarang bertahan di futsal,” ceritanya.

Karir futsalnya terus berlanjut dengan bergabung bersama tim amatir Muma FC dan berlanjut ke Virus FC. Baru kemudian pada tahun 2015 ia bersama Fagil dan kawan di BPN FC hingga saat ini. Beberapa kejuaraan pun telah dimenangkannya bersama BPN, diantaranya Suara NTB Cup tahun 2016 dan Liga Bumi Gora.

Meski memiliki ambisi besar di futsal, pemuda 27 tahun ini mengaku terhalang usia. Ia cukup puas dengan beberapa kejuaraan yang sekarang diikutinya bersama BPN FC. “Pengen sih pasang target tinggi, tapi memang sekarang umur sudah tua. Jadi sampai segini-segini aja nggak apa-apa,” jawabnya diiringi senyum. (ros)