Pemain Jatim Sanjung Perkembangan Futsal NTB

Mataram (Suara NTB) – Kemenangan Andalusia Alcatraz atas Buzz Bozz A dengan skor 2-1 tak lepas dari peran Muhammad Fiqih Alwi. Dalam pertarungan sengit nan menegangkan itu, Fiqih sukses memanfaatkan peluang dan mencetak satu dari dua gol kemenangan timnya di babak 16 besar Turnamen Futsal Suara NTB Cup 2017, Rabu, 27 Desember 2017.

Meski menang, pemain futsal berusia 23 tahun ini mengaku belum puas dengan hasil yang diperoleh. “Masih belum puas, finishing tim kita lebih lemah. Di sana juga mainnya keras, jadi buat ngegol juga belum ada. Terus kurang memaksimalkan peluang lah,” ungkapnya ditemui Suara NTB usai pertandingan.

Keikutsertaan dalam turnamen futsal melawan tim-tim lokal, Fiqih mengaku terkejut dengan perkembangan futsal di NTB yang dinilainya sudah merata. Secara teknik, tim lawan mampu menciptakan pertandingan yang cukup keras. Namun membuatnya senang, karena diakuinya bagus untuk

melatih mental di lapangan.

“Pertandingan tadi Andalusia Alcatraz lawan Buzz Bozz B cukup keras. Saya juga suka lebih ada tekanan, jadi kita latihan mental juga,” akunya.

Tentang karir futsalnya, pemain futsal asal Sidoarjo ini mengaku mengawali karir dari sepak bola. Baru pada tahun 2013 ia beralih ke futsal. Karirnya di futsal pun cukup cemerlang. Fiqih sempat ditunjuk mewakili Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016, dan berhasil menyumbang medali perunggu.

“Saya lebih ke sepak bola sih dasarnya, terus pindah ke futsal tahun 2013. Kemarin main di PON Jabar 2016 dapat perunggu, ikut Liga Pro bersama Bintang Timur Surabaya tapi sekarang sudah ndak. Terus dikontak sama Coach Sherwin ikut Andalusia buat turnamen ini sih,” jabarnya.

Ditanya tentang targetnya pada turnamen ini, Fiqih mengatakan ingin memberikan yang terbaik bagi tim. “Target saya pingin bantu Andalusia juara itu aja,” harapnya. (ros)