Buzz Bozz Teruskan Tren Positif, BPN Kurang Tajam

Mataram (Suara NTB) – Meski sebagai pendatang baru di Suara NTB Cup 2017, Buzz Bozz FC  terus melanjutkan tren positif. Kemenangan demi kemenangan pun mereka raih. Korban mereka di pertandingan Selasa siang, 26 Desember 2017 adalah KSP Lombok Sejati dengan skor telak 7 – 2.

Pertandingan sengit terjadi sejak babak pertama. Kedua tim saling melancarkan serangan. Buzz Bozz unggul lebih dulu melalui sepakan Fahrurozi  dari sisi kanan gawang lawan. Serangan balik KSP Lombok Sejati yang dimotori Rusman dkk berhasil membuat kocar kacir pertahanan Buzz Bozz hingga membuahkan satu gol dari kaki Ojik. Skor imbang di menit menit awal babak pertama.

Babak pertama Buzz Bozz mendapat perlawanan sengit, bahkan KSP Lombok Sejati sempat mendikte permainan. Namun, jeda babak kedua menjadi kendali Buzz Bozz FC yang dimotori Edy Setiyadi.

Coach Yadin Black dari pinggir lapangan memberi aba aba agar menguasai permainan. Babak pun dikuasai Buzz Bozz FC, bahkan mendikte permainan lawan.  Namun beberapa kali gagal dieksekusi menjadi gol karena tangguhnya kiper lawan.

Pesta gol itu akhirnya dibuka lagi Fahrurozi. Sepakannya mulus menjadi gol dari luar kotak penalti. Tersengat gol kedua itu, Uma Rize menyusul menciptakan gol ketiga disusul gol berikutnya oleh Agung Mahyudin.

Tak puas  dengan dua gol sebelumnya, Fahrurozi tak membuang peluang dalam posisi hamper sama, menciptakan dua gol tambahan untuk Buzz Bozz.  Pesta gol Buzz Bozz ditutup Edy Setiyadi  yang tampil sebagai starter. Satu gol tambahan KSP Lombok Sejati tak mampu  mempersempit jarak, hingga skor akhir 7 – 2.

Kurang Tajam

BPN FC yang bermain beberapa saat sebelumnya justru tampil kurang impresif. Tim yang berstatus juara bertahan ini berkali-kali gagal mengkapitalisasi peluang di depan gawang. BPN pun hanya menang tipis atas Kampumas Futsal dengan skor 2-1.

Gempuran Fagil pada menit-menit awal pertandingan berhasil membuka keran gol BPN. Sayangnya, keberuntungan BPN di babak pertama terhenti sampai di situ. Beberapa tendangan Lingga dan Fagil terus meleset.

Pertahanan Kampumas tak bisa diremehkan, kiper berhasil menghalau serangan bertubi-tubi BPN FC. Memanfaatkan kesempatan seteru depan gawang BPN, tendangan pendek Oji berhasil menyamakan kedudukan.

Laga yang digadang-gadang dilalui BPN dengan mulus justru bertolak belakang. Kampumas cukup kuat mempertahankan wilayahnya. BPN mulai putus asa terus menembaki gawang lawan. Tendangan Fagil yang tepat di depan gawang Kampumas selalu berhasil dihalau.

Kesempatan tiba saat BPN mendapat jatah penalti akibat pelanggaran tim lawan. Eksekusi dilakukan Arwin, satu gol tambahan diperoleh BPN. Skor 2-1 ini terus berlanjut hingga akhir babak kedua.

Berbeda dengan BPN, bermain di laga keduanya, Alcatraz justru panen gol. Ridho menjebol gawang Kominfo beberapa saat setelah pertandingan dimulai. Tak ingin kalah, Wahyu melalui pergulatan dengan Irwan menambah angka Alcatraz. Tembakan dari samping gawang oleh pemain berbadan kecil ini kembali mencetak angka. Skor 3-0 untuk Alcatraz di babak pertama.

Balas dendam, tendangan melambung Irwan cetak satu gol untuk Kominfo. Duet Lingga-Wahyu depan gawang lawan menambah angka. Umpan pelan dari Wahyu diterima Lingga dan memanfaatkan kebingungan kiper hingga berhasil tercipta gol.

Dua gol terakhir masing-masing dicetak Wahyu dan Hendra. Tumbangnya kiper dan pemain Kominfo yang lengah, sepakan ringan dari Hendra berhasil mencetak angka. Alcatraz pun menaklukan Kominfo 6-1. (ars/ros)