Juara PFL 2017, Vamos Pindahkan Kiblat Futsal Nasional ke NTB

Yogyakarta (Suara NTB) – Tim kebanggaan masyarakat NTB, Vamos Mataram, meraih gelar juara dengan kemenangan telak atas Permata Indah Manokwari 8-2 di partai puncak PFL yang digelar di GOR UNY, Yogyakarta, Minggu, 14 Mei. Sayangnya, keberhasilan ini tidak diikuti oleh tim satu kota, Mataram FC yang gagal meraih juara tiga Pro Futsal Liga (PFL).

Meski skor kemenangan cukup telak, namun laga tidak berjalan mudah untuk Vamos. Meski anak asuh Hicham Ben Hammou itu tampil menekan sejak peliut dibunyikan. Bahkan, mereka harus kebobolan lebih dulu setelah pemain Permata Indah Manokwari, Rahmat Arsyad mencetak gol di menit ke-19, memanfaatkan kecerobohan para pemain Vamos di daerah sendiri.

Gol ini membuat para punggawa Vamos terpacu. Serangan demi serangan mulai dibangun. Dan penetrasi mereka akhirnya berbuah hasil. Andriyana Ekayana sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, demikian dilansir situs resmi Vamos Mataram.

Setelah babak pertama yang imbang, Vamos mulai memperlihatkan kematangan juara dengan mengendalikan pertandingan di babak kedua. Caranya, dengan menghentikan pasokan bola kepada dua pemain kunci Permata Manokwari, Rahmat Arsyad dan Fhandy Permana.

Strategi ini membuat Vamos kian mendominasi dan terbukti dengan lahirnya gol Syahidansyah Lubis di menit ke-23. Di menit ke-25, Vamos semakin menjauh setelah umpan lambung Andriyana Ekayana dari belakang menuju depan gawang kiper Permata Gerry Ferdinandus disambut sundulan Iqbal Iskandar. Vamos pun semakin meninggalkan Permata 3-1.

Di menit ke-28, Permata semakin tertinggal setelah Khalid melakukan akselerasi dari sisi lapangan dan dengan bebas mengirim umpan ke sayap kiri menuju Ali Abedin yang berdiri bebas. Vamos pun unggul 4-1.

Ketinggalan jauh membuat anak asuh Permata semakin tertekan. Di menit ke-29, tendangan kiper Vamos Muhammad Nazil dari depan gawangnya tak bisa diantisipasi kiper Permata Niko Wijaya. Vamos pun makin tak terkejar dengan skor 5-1.

Namun, panasnya laga final membuat semangat Permata masih terus menyala. Mereka terus memberikan perlawanan.

Rahmat kembali mencetak gol di menit ke-32 membuat timnya memperpendek jarak menjadi 5-2. Gol balasan itu membuat Vamos semakin terlecut. Khalid menambah gol di menit ke-36.

Meski Eko Sutrisno yang memperpendek jarak menjadi 3-6, dua gol Vamos dari Bayu Saptaji di menit ke-38 dan Iqbal di menit ke-39 membuat perlawanan Permata sia-sia. Vamos pun keluar sebagai juara Pro Futsal League 2017.

Kekalahan Mataram FC

Sementara itu, para punggawa Mataram FC harus puas di peringkat keempat setelah ditaklukan Bintang Timur Surabaya 2-7  di laga final memperebutkan peringkat tiga yang berlangsung di UNY, Minggu (14/5) kemarin.

Itu menjadi kekalahan kedua tim Mataram FC setelah di laga semifinal, di GOR yang sama, Sabtu (13/4) lalu tim Mataram FC ditundukkan Vamos Mataram, dengan skor 5-2. Akibat kalah di babak semifinal, Mataram FC gagal jadi finalis, sementara Vamos Mataram maju ke final dan melawan Permata Indah Manokwari.

Pantauan Suara NTB, di babak pertama pemain Mataram FC sukses mencetak gol lebih awal di babak pertama pertandingan. Gol pembuka Mataram FC dicatat oleh Darwis Teurupan di menit ke-9.

Unggul satu gol di babak pertama tim Mataram FC mendapat sambutan dari para pendukung Mataram FC yang ada di sebelah kiri tribun. Sementara tim Bintang Timur mulai membangun serangan.

Sayangnnya kemenangan satu gol Mataram FC harus berakhir, setelah di menit ke 14 tim Bintang Timur mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol Bintang Timur dicetak oleh Gusti Dian Ardianto.

Baru satu menit kecolongan, tim Mataram FC kembali kecolongan dua gol. Dua  gol tambahan Bintang Timur dicetak oleh Matheus Victor Allfiri menit ke 15 dan Andhika Ricky menit ke 16.  Pertandingan babak pertama berakhir 3-1 untuk Bintang Timur.

Memasuki babak kedua tim Mataram FC berupaya meningkatkan serangan. Mataram FC menggunakan strategi power play. Namun sayangnya strategi itu tidak banyak membantu hingga pertandingan dimenangkan Bintang Timur dengan skor 7-2.

Untuk diketahui, Mataram FC hanya mampu menambah satu gol  di babak kedua yang dicetak Al Fajri Zikri di menit ke 30. Sementara Bintang Timur menambah empat  gol di babak kedua. Empat  gol tambahan Bintang Timur dicetak oleh Reka Cahya dua gol dan Septiyani dan  Adi Dwi Prasetyo masing-masing satu gol. Pertandingan pun dimenangkan oleh Bintang Timur dengan skor 7-2. (fan/aan)