Tak Ingin Gagal di PFL 2017, Vamos Datangkan Pemain Asing

Mataram (suarantb.com) – Tak ingin mengulang kegagalan lagi pada Pro Futsal League (PFL) 2017 membuat tim besutan pelatih Denny Handoyo ini mengambil keputusan besar. Tiga wajah baru didatangkan demi memperkuat Vamos FC Mataram. Dan tak tanggung-tanggung, mereka semua datang dari luar negeri.

Dilansir dari vamosfutsal.com, tiga figur anyar tersebut terdiri dari dua pemain dan satu pelatih. Dua pemain baru ini  bernama Khalid El Hattach dari Belanda dan Ali Abedin dari Iran. Sedangkan pelatih yang didatangkan Vamos adalah Hicham Ben Hammou, yang juga berasal dari Belanda.

Setelah teken kontrak pada Senin, 20 Maret lalu, akhirnya kemarin, Jumat, 24 Maret 2017 Manager Vamos FC Mataram, Aryanto Prametu mengumumkan secara resmi bergabungnya tiga orang ini.

Sang pelatih baru, Hicham mengaku sangat senang bisa bergabung dengan Vamos. Ia merasa tertantang untuk meraih gelar bersama finalis PFL 2016 tersebut.

“Saya bahagia bisa bergabung dan melatih klub besar di Indonesia ini,” kata Hicham usai latihan di Mataram kemarin.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai final four untuk kemudian meraih gelar juara. Saat ini, saya ingin mengenal para pemain dan para pemain harus mengenal saya. Target paling dekat adalah memenangi laga pada Minggu, 26 Maret nanti,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Khalid. Pemain 26 tahun tersebut menyatakan akan berusaha keras untuk menaklukkan PFL 2017 bersama Vamos.

“Saya ingin memberikan segala tenaga saya untuk mengantar Vamos meraih gelar juara. Kami ingin agar Vamos terus berkembang. Baik secara taktik maupun permainan. Tujuannya tentu saja meraih gelar,” ujarnya.

Manajer Vamos, Aryanto mengaku memilih sosok Hicham karena pelatih tersebut memiliki disiplin tinggi dan program pelatihan yang baik. Banyak pemain timnas Belanda yang lahir dari tangannya.

“Kehadirannya akan sangat membantu tim di paruh musim. Kinerja staf kepelatihan Vamos harus meningkat karena mereka kini bisa langsung belajar pada Hicham,” katanya.

Ary menampik anggapan bahwa kebijakan tersebut buah kepanikan karena Vamos menelan satu kekalahan dan dua kali seri. Menurutnya, sudah sejak lama dirinya ingin mendatangkan pemain asing.

“Sudah ada keinginan ini sejak dulu. Hanya, kendalanya susahnya bursa transfer,” lontarnya. (ros)