KONI Kota Bima Bantah Tidak Perhatikan Fadlin

Kota Bima (Suara NTB) – Sekretaris KONI Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin M.Ap membantah pihaknya tidak memperhatikan para atlet asal Kota Bima Seperti M. Arif dan Fadlin yang mewakili NTB di ajang PON Jabar, belum lama ini.

“Saat Fadlin meraih emas, saya ada kok di arena PON untuk memberikan semangat kepada atlet asal Kota Bima. Kemudian selanjutnya kami bertemu di luar,” ucapnya, kepada Suara NTB, Senin, 3 Oktober 2016.

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima ini mengakui memang tidak memberikan dana atau uang tambahan kepada atlet daerah setempat. Karena sampai saat ini anggaran KONI sangat minim dan terbatas.

Baca juga:  Faktor Psikologis Pengaruhi Penampilan Zohri

“Kami akui hanya bantuan moral saja diberikan, kami belum bisa berbuat apa-apa karena terkendala dana,” katanya.

Menurut dia, saat atlet termasuk Fadlin dilepas oleh Ketua KONI, H. Arrahman H. Abidin SE, untuk mengikuti pra PON, pihaknya tidak pernah menjanjikan akan memberikan bonus ataupun hadiah bila berhasil meraih medali.

“Karena minimnya dana, makanya kami tidak menjanjikan ada kompensasi atau hadiah,” ujarnya.

Meski demikian, Alwi menegaskan pihaknya akan berupaya agar para atlet seperti Fadlin dan M. Arif yang telah mengharumkan nama baik NTB umumnya dan masyarakat Kota Bima khususnya, karena telah berhasil meraih emas cabang atletik lari pada PON Jabar untuk mendapat penghargaan dan bonus. Hanya saja hal itu akan dikoordinasikan dengan pemerintah Kota setempat.

Baca juga:  Miracle Dancers Wakili Indonesia di Level Asia

“Yang jelas kami dari KONI akan berkoordinasi dengan pemerintah agar atlet yang meraih medali emas ini serta yang berlaga di PON kemarin, dapat diberikan bonus dan penghargaan, sebagai bentuk terima kasih karena telah berjuang meraih emas,” pungkasnya. (uki)