Gagal Capai Target LIBAS, Dewan Akan Panggil KONI NTB

Mataram (suarantb.com) – Gagalnya NTB mencapai target 15 medali emas (LIBAS) menjadi catatan buruk bagi kontingen NTB. Komisi V DPRD NTB akan segera melakukan pemanggilan untuk mengevaluasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB.

Kepada suarantb.com, Ketua Komisi V DPRD NTB, Dra. Hj. Wartiah, M.Pd menyatakan akan melakukan evaluasi kepada KONI NTB untuk mencari apa penyebab kegagalan kontingen NTB meraih target LIBAS pada PON yang dilaksanakan di Bandung Jawa Barat tersebut.

Hasil yang diraih NTB saat ini menurut Wartiah, menjadi catatan buruk bagi dunia olahraga NTB. Sebab hasil yang diraih jauh dari ekspektasi ideal yang telah dijanjikan.

“Ya kita sama-sama ketahui hasil tersebut. Kami dari komisi V akan memanggil KONI untuk mengevaluasi kinerja mereka,” ujarnya, Kamis, 29 September 2016.

Selain kecewa perolehan medali emas yang hanya 11 itu, Komisi V mengatakan biaya dan persiapan kontingen NTB jauh lebih besar daripada dana pada saat PON di Riau beberapa tahun lalu. Saat itu, persiapan yang dilakukan oleh para atlet NTB tidak sebaik sekarang namun berhasil membawa pulang 11 medali emas. Dilain hal, biaya yang dikeluarkan oleh Pemda saat itu pun tidak sebesar PON Jabar kali ini.

“Kalau persiapan dan anggaran kan lebih baik. Tapi emasnya sama. Jadi stagnan ini,” katanya.
Hal tersebut, ungkap Wartiah banyak menimbulkan pertanyaan. Untuk itu, dalam evaluasi nanti, dewan akan meminta klarifikasi KONI agar menjadi catatan untuk perbaikan pada PON di masa mendatang. “Akan kita evaluasi. Biar kita tahu ini penyebabnya apa,” imbuhnya.

Menurut Ketua DPW PPP NTB ini, evaluasi tersebut untuk menemukan titik lemah kontingen NTB yang berangkat ke Jawa Barat guna dilakukan perbaikan pada tahun-tahun mendatang. “Supaya kita tahu lemahnya dimana, biar besok diperbaiki saat PON di Papua,” tandasnya. (ast)