Andrian Curhat, Sabet Dua Emas, Pulang Jalan Kaki

Bogor (suarantb.com) – Kekecewaan dirasakan Andrian, atlet yang berhasil menyabet dua emas ini terpaksa pulang dengan berjalan kaki ke asrama tempatnya menginap. Tidak ada mobil yang menjemput, untuk mengantarnya pulang beristirahat. Pada suarantb.com, 26 September 2016, ia mengutarakan rasa kecewa yang dipendamnya sejak beberapa hari lalu.

“Saya jujur merasa kecewa pada pengurus KONI, bagaimana tidak, setiap pulang tidak ada yang antar, malah jalan kaki. Ibu bapak saya juga ikut jalan kaki ini,” jelasnya getir.

Rasa kecewa yang dirasakan Andrian bermula pada hari Jumat 23 September 2016 lalu. Setelah memenangkan medali emas di nomor 400 meter gawang, seusai tes doping ia dan pelatih Bagus pulang ke asrama dengan menyewa ojek menembus hujan. Tanpa ada mobil pengurus yang menanti untuk sekedar memberikan ucapan selamat dan mengantar pulang.

Baca juga:  Di Kejurnas, Zohri Bikin Rekor Baru Lagi

“Saya hanya ingin pengurus ini, memberi perhatianlah kepada saya. Masa atlet menang dua emas pulangnya jalan kaki. Kalau daerah lain kan, mereka datang bareng, pulangnya juga bareng,” ujarnya.

Memang, atlet atletik NTB sudah disediakan transportasi mobil untuk mengantar bolak-balik hotel ke lokasi pertandingan. Hanya saja, Andrian lebih memilih tidak tinggal di hotel. Ia memilih tinggal di asrama pelatnas, karena dekat dengan penginapan keluarganya dan lokasi pertandingan.

Tetapi, jarak asrama yang dekat ini, seharusnya tidak menjadi alasan pengurus untuk tidak menyediakan kendaraan untuk mengantar jemput. Karena, seringnya usai pertandingan hujan turun. Sehingga Andrian harus mencari kendaraan sendiri untuk pulang.

Baca juga:  Reaksi Mengejutkan Zohri Usai Patahkan Rekor Berusia 10 Tahun

Selain itu, Andrian juga menyayangkan ketidakhadiran Ketua KONI NTB, Andy Hadianto pada laga terakhir hari ini, 26 September 2016. Padahal, kehadiran sosok Ketua KONI diakuinya bisa menambah semangat atlet yang akan bertanding.

“Kalau sebelum tanding kita lihat Ketua KONI kan rasanya lebih bersemangat. Jadinya lebih termotivasi untuk menang,” ucapnya.

Sebenarnya, Andy Hadianto sudah hadir pada Kamis, 22 September 2016 untuk menyaksikan laga perdana cabor atletik. Kemudian mulai tanggal 23 September 2016 ia pindah ke cabor lain, dalam rangka mengunjungi cabor yang ditargetkan meraih emas.

Minggu kemarin, 25 September 2016 Wakil Gubernur NTB, Muh Amin telah datang berkunjung ke Cibinong menyambangi atlet yang bertanding. Kunjungan Amin juga berlangsung singkat, hanya satu hari. (ros)