Andrian, Tentang Perjuangan Meraih Emas dan Pecahnya Rekor PON

Bogor (suarantb.com) – Andrian, spesialis lari gawang ini mempersembahkan emas pertama NTB di cabor atletik. Ia juga berhasil memecahkan rekor PON di nomor 400 meter gawang dengan catatan waktu 51.83 detik. Demikian pengakuannya pada suarantb.com, Jumat, 23 September 2016.

“Saya sebenarnya targetnya pecah rekor nasional, tapi tadi karena terlalu berambisi, jadinya sedikit dribble makanya sekarang cuma bisa sampai pecah rekor PON,” akunya.

Rekor PON 400 meter gawang putra sebelumnya dipegang Zulkarnaen Purba dengan catatan waktu 51.84 detik. Sedangkan Andrian berhasil mencatatkan waktu 51.83 detik. Sehingga atlet kelahiran Rasabou Sila, Bima ini berhasil menciptakan rekor baru di PON XIX.

Dari catatan waktu tersebut, Andrian lebih lambat 00.54 detik dari rekor nasional yang dicatatkan oleh Zulkarnaen Purba, yaitu 51.29 detik. Rekor ini diciptakan Zulkarnaen pada PON 1996 dan belum ada yang mengalahkan.

Baca juga:  Nurul Persembahkan Tiga Emas untuk Indonesia

Kebahagiaan Andrian semakin lengkap, karena kedua orang tuanya turut menyaksikannya bertanding. Doa dan dukungan orang tua, serta kerja keras Andrian berlatih membuahkan emas. “Emas ini, saya persembahkan buat orang tua saya. Mereka sudah hadir mendukung saya disini,” ujarnya.

Dalam pertandingan babak 400 meter gawang, Andrian mencatatkan waktu 53 detik. Saat itu ia berlari cukup rileks, belum mengerahkan segenap kemampuannya. Baru saat babak final Andrian berlari dengan gesit. Walaupun saat start dia sedikit tertinggal dibanding lawannya, namun di tengah pertandingan ia berhasil meninggalkan jauh lawannya. Hingga finis dengan waktu 51.83 detik.

Selain peran keluarga, keberhasilan Andrian ini tentunya tidak lepas dari kerja keras sang pelatih, I Gusti Bagus Wira Santana. Ia berhasil mengantarkan Andrian mempertahankan emasnya di nomor 400 meter gawang putra PON XIX.

Baca juga:  Kantongi Dua Tiket PON, Pecatur NTB Catat Sejarah Baru

Sosok Bagus memang tidak begitu dikenal orang. Namun, pelatih yang berprofesi sebagai tentara ini sudah dua kali mengantarkan atletnya pecahkan rekor PON. Selain Andrian, Mariyati juga memecahkan rekor PON di nomor 400 meter gawang putri di PON 2012. Dan rekor tersebut masih dipegang Mariyati.

Jauh sebelum Andrian berlaga di PON, Bagus bernazar jika atletnya menang emas, ia akan melakukan sprint dari Lombok International Airport (LIA) ke GOR Turida Mataram. Dan nazar ini akan Bagus lakukan setibanya di Lombok usai PON ini.

Medali emas dari Andrian ini sedikit membawa angin segar dari cabor atletik NTB yang mengalami paceklik emas. Cabor yang ditarget mengoleksi enam emas ini, hanya baru bisa mengoleksi satu emas. (ros)