Tiga Emas Gagal, Mendung Naungi Cabor Atletik NTB

Bogor (suarantb.com) – Mendung yang mengiringi pertandingan hari kedua cabor atletik PON XIX juga menaungi pencapaian atlet atletik NTB. Pasalnya, tiga emas yang ditargetkan pada nomor 100 meter, 200 meter dan 800 meter gagal diraih. Demikian pantauan suarantb.com di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Jumat, 23 September 2016.

Pada pertandingan sebelumnya yang berlangsung, Kamis, 22 September 2016,  Iswandi gagal mempertahankan emas di nomor 100 meter yang diperolehnya di PON 2012. Emasnya direbut oleh rekannya Yaspi Boby, yang juga merupakan atlet Pelatnas. Sehingga Iswandi harus puas dengan pencapaian perunggu. Hal ini meleset jauh dari prediksi.

Baca juga:  Lagi, Atlet NTB Persembahkan Emas SEA Games untuk Indonesia

Nasib serupa juga dialami Fadlin. Emasnya di nomor 200 meter pada PON 2012, juga direbut Boby pada PON kali ini. Boby berhasil sampai pada garis finis pada waktu 21.02 detik. Sedangkan Fadlin harus puas dengan perak karena finis pada 21.18 detik. Naas bagi Iswandi, ia justru bertengger di posisi lima, dengan catatan waktu 21.29 detik.

Kegagalan meraih emas juga harus dirasakan Ridwan. Atlet lari jarak menengah ini, harus puas dengan perak, setelah finis dengan waktu 1:51.81. Ia dikalahkan pelari Banten, Budiman Holle yang finis pada 1:51.43 menit.

Baca juga:  Kantongi Dua Tiket PON, Pecatur NTB Catat Sejarah Baru

Para atlet putri juga belum bisa menyumbangkan emas. Fifit Marlena dan Rostinah yang turun bertanding hari ini gagal meraih medali. Fifit di nomor 400 meter gawang, finis di posisi keempat dengan catatan waktu 1:02.28 menit. Dan Rostinah finis di posisi keenam di nomor 200 meter 25.15 detik.

Diantara enam emas yang ditargetkan di cabor atletik, baru satu emas yang didapat. Atlet spesialis lari gawang, Andrian, berhasil meraih emas di nomor 400 meter gawang putra dengan catatan waktu 51:83 detik. (ros)