NTB Punya Duo Nomor Satu Voli Pantai Indonesia

Mataram (suarantb.com) – Nama Putu Dini Jasita Utami dan Dhita Juliana sudah tidak asing lagi di mata pecinta voli pantai Indonesia. Mereka bahkan sudah mencatatkan nama sebagai tim puteri nomor satu di Indonesia. Prestasi yang tentunya sangat membanggakan bagi daerah ini.

Menilik biodata dari duo ini, keduanya masih terbilang sangat muda. Putu Dini Jasita Utami lahir di Gianyar, 8 Januari 1994. Sedangkan Dhita Juliana kelahiran Bima, 7 Juli 1993. Keduanya sama-sama mulai mengenal voli sejak duduk di bangku SD.

Putu Dini mendapat pelajaran voli dari ayahnya, seorang guru olahraga di sekolahnya. “Saya belajar voli dari bapak, dia guru olahraga di sekolah saya sekaligus pelatih voli,” jelas Dini.

Memasuki bangku SMP, Dini mulai mengikuti kejuaraan. Saat duduk di kelas dua SMP pada 2007, ia mengikuti Porprov Voli Pantai. “Waktu itu sebenarnya masih di voli indoor, cuma coba ikut dan masuk final. Setelah itu ikut Pra PON 2007, tapi tidak lolos ikut PON,” ceritanya.

Hingga akhirnya pada 2009 ia terpilih masuk PPLP dan bertemu Agus Salim. Sejak saat itu ia kerap menjalani latihan dengan Agus Salim.

Tak berbeda jauh dengan Dini, Dhita juga mengenal voli sejak SD. Kecintaan warga di kampungnya akan voli menular kepadanya hingga ia juga belajar voli. “Dulu itu sering ikut lomba voli, kadang setiap minggu itu ada lomba. Pokoknya ikut saja begitu,” cerita Dhita.

Berkat bakat yang dimiliki, akhirnya ia terpilih bergabung di PPLP pada 2008. Diawali dengan voli dalam ruang, kemudian pindah ke voli pantai tahun 2010. Sedangkan, duo Dini dan Dhita baru terbentuk pada tahun 2011 saat mereka mengikuti Pra PON 2011.

Tangan dingin pelatih Agus Salim dan bakat kedua atlet ini membawa mereka menjuarai berbagai kejuaraan, termasuk meraih emas di PON 2012 dan Pra PON 2015. Sehingga tak mengherankan jika Dini dan Dhita ditargetkan untuk kembali meraih emas di PON 2016 ini.

Berikut adalah beberapa kejuaraan yang diikuti oleh Putu Dini Jasita Utami dan Dhita Juliana. Juara satu Kejurnas Junior dan Senior pada 2012, 2013 dan 2014. Memboyong emas di Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, juara tiga Kejuaraan AVC Asia Pasifik 2014, perunggu di Asian Beach Games (ABG) 2014, perak di Asean University Games (AUG) 2014, juara satu AVC Palembang 2015, juara empat Kejuaraan Asia Pasifik 2016 dan juara dua zona semifinal kualifikasi Olimpiade sekaligus masuk final kualifikasi Olimpiade 2016. (ros)