Atlet Harap Bisa Berangkat Ikuti Peparnas

Gerung (suarantb.com) – Hingga saat ini belum ada kepastian terkait keberangkatan atlet yang akan mengikuti Peparnas 2016. Para atlet yang telah mempersiapkan diri berharap bisa berangkat dan mengikuti Peparnas mewakili daerah ini.

“Saya dan teman-teman sangat berharap untuk bisa ikut,” terang Samsul Khair kepada suarantb.com ditemui di rumahnya di Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Kamis, 4 Agustus 2016.

Samsul Khair adalah salah satu atlet yang akan mewakili NTB pada Peparnas tahun ini. Keinginan Samsul untuk bertanding membawa nama daerah sangat besar. Bahkan ia mencetak dan menempel jadwal pertandingan di jendela rumahnya.

“Itu saya sampai mencari jadwal pertandingan di internet terus saya cetak. Sebenarnya kami tidak dapat pelatihan (Pelatda) tidak apa-apa, asalkan tetap berangkat Peparnas. Siapa tahu kami bisa memenangkan medali,” jelasnya.

Kendati belum ada kepastian keberangkatan, Samsul mengatakan ia dan teman-temannya tetap latihan. “Kalau soal latihan, kami tetap latihan, tetapi latihannya sendiri-sendiri. Saya juga bilang ke teman-teman agar memperbanyak doa, agar diberi jalan sama Tuhan,” terangnya.

Ia juga tak menyangka keputusan NPC berpisah dari KONI malah mempersulit mereka. Awalnya ia berpikir jika NPC lepas dari KONI maka akan bisa berdiri sendiri dan ada dana tersendiri dari pemerintah.

“Tapi ternyata sekarang kami kesulitan masalah dana. Dulu Pak Aziz pernah bilang, kami positif berangkat tapi sekarang belum ada kepastian,” ujarnya.

Samsul juga menyayangkan perhatian pemerintah daerah yang masih kurang terhadap para atlet difabel di NTB. “Padahal saya sudah tiga kali mewakili NTB di ajang Peparnas, tahun 2004, 2008 dan 2012,” pungkasnya. (ros)