Atlet NTB Terancam Gagal Berangkat Peparnas

Mataram (suarantb.com) Perhelatan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XV yang akan diselenggarakan akhir tahun ini menimbulkan keresahan pengurus dan atlet National Paralympic Committee (NPC) NTB. Pasalnya, mereka terancam gagal ikut dalam ajang tersebut karena bantuan dana dari pemerintah daerah (pemda) tak kunjung cair. Demikian hasil wawancara suarantb.com dengan pelatih cabor atletik tim Peparnas, Kamis, 28 Juli 2016.

“Kami sedang menunggu keputusan Pemda. Sampai saat ini belum ada titik terang, kami akan diberangkatkan atau tidak. Wagub sendiri sangat mendukung, tapi sampai saat ini dana belum kami terima,” terangnya.

Senada dengan Hanafi, Ketua NPC NTB, Aziz Paradi menyampaikan pihaknya terancam gagal berangkat karena kendala dana. “Kami terkendala masalah dana. Kalau atlet, kami sudah siapkan” jelasnya.

Aziz menjelaskan pihaknya telah mengajukan dana ke pemda, namun belum ada kepastian. Pihaknya juga telah dijanjikan dana Rp 200 juta oleh KONI dan Rp 500 juta oleh Wagub. “Sebenarnya saya meminta ke Pak Wagub Rp 1 miliar karena rombongan kami orangnya banyak. Saya juga minta Pelatda selama tiga bulan ke Pak Wagub. Tetapi sampai sekarang tidak ada kabar, saya menunggu telepon dari Pak Wagub, tapi belum ada,” ungkapnya.

Ia juga berkali-kali mendatangi Wagub namun hasilnya nihil. “Kalau memang dikasih dana, kami berangkat. Saya juga dikejar-kejar oleh orang tua atlet, anaknya jadi berangkat atau tidak,” ujarnya.

Pihaknya menyesali kondisi ini, karena seharusnya pemda memberikan dukungan kepada para atletnya yang akan bertanding membawa nama NTB. “Kami kan berniat berangkat ke Bandung untuk membawa nama baik NTB bersama teman-teman penyandang cacat ini, seharusnya didukung. Untuk urusan dana ini saya juga sudah ke DPRD, katanya dananya di KONI, sedangkan pihak KONI bilang dananya untuk KONI sendiri. Jadinya, saling lempar ini,” jelasnya. (ros)