Okupansi Hotel Rendah, Pemkot akan Gelar “Mataram Great Sale”

Mataram (suarantb.com) – Pada tiga bulan di awal tahun, tingkat okupansi atau hunian hotel cukup rendah. Atas dasar itulah, Pemkot Mataram bekerja sama dengan para pelaku usaha pariwisata akan menggelar Mataram Great Sale. Program ini merupakan salah satu usaha menarik kunjungan wisatawan domestik di Kota Mataram.

Semua pelaku usaha di bidang jasa perhotelan dan wisata yang ada di Kota Mataram ikut terlibat dalam pelaksanaan program ini. Potongan harga yang dalam program Mataram Great Sale ini berlaku secara menyeluruh di semua bidang usaha, mulai dari biro perjalanan, bisnis kuliner, pusat perbelanjaan, hingga UMKM.

Iklan

Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana memaparkan, gagasan dibentuknya program ini bermula dari keresahan para pelaku usaha perhotelan mengenai kurangnya okupansi hotel di awal tahun. Terutama di triwulan pertama.

Di Kota Mataram, tingkat hunian hotel sangat dipengaruhi kegiatan-kegiatan pemerintahan. Sementara kegiatan pemerintahan banyak dilaksanakan pada triwulan ketiga.

“Pencairan anggaran ini biasanya di bulan Maret, maka lebih banyak kegiatan-kegiatan itu dilaksanakan di pertengahan tahun,” ungkapnya, Rabu, 5 Oktober 2016.

Akibatnya di awal tahun terjadi penurunan tingkat okupansi hotel. Sementara operasional perhotelan harus tetap berjalan. Sebagai solusi, dirancanglah kegiatan Mataram Great Sale ini. Diharapkan dengan kegiatan ini seluruh usaha pariwisata di Kota Mataram dapat terkena dampaknya dan dapat menutupi kekosongan operasionalnya.

Mataram Great Sale ini, menurut Mohan, juga merupakan bentuk dukungan pihaknya kepada pelaku usaha yang ada di Kota Mataram. Mengingat, bidang usaha tersebut memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Kota Mataram. Sementara besar pemotongan harga yang akan diberlakukan dalam Mataram Great Sale akan dirumuskan para pelaku usaha.

Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata di Lombok, terutama Kota Mataram, dalam program ini tidak hanya terpaku pada pemotongan harga saja, namun akan diadakan kegiatan-kegiatan lain yang dapat menarik minat wisatawan. (rdi)