Oknum PNS Dikes Lobar Diduga Jual Ekstasi

Oknum PNS pada Dikes Lobar dalam pengawalan saat dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus peredaran ekstasi, Kamis, 7 Januari 2021.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Bisnis haram narkoba membuat INA (46) ketagihan. Oknum PNS pada Dinas Kesehatan Lombok Barat ini ditangkap Rabu, 6 Januari 2021. Barang buktinya 10 butir ekstasi. “Dia ini penjual,” beber Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi dalam konferensi pers kemarin. “Satu butirnya dia jual Rp600 ribu,” imbuh dia.

Penangkapan INA dilakukan pada Rabu, 6 Januari 2021 sekira pukul 23.00 Wita. Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson memimpin timnya yang memantau INA di kawasan Cilinaya, Cakranegara, Mataram. Informasi menyebutkan INA yang merupakan warga Bajur, Labuapi, Lombok Barat ini bakal bertransaksi di Jalan Umarmadi. INA kemudian datang bersama seorang teman wanitanya, berinisial DA (20), warga Praya Tengah, Lombok Tengah. “Mereka mau transaksi di sana,” sebut Heri.

Tak lama berselang, seorang pria berinisial IMS (33) datang menyusul. IMS membawakan barang pesanan INA. Pada saat itulah tiga orang tersebut langsung dibekuk. Disita barang bukti 10 klip berisi masing-masing satu butir ekstasi berlogo mahkota, uang tunai Rp13,42 juta, kartu ATM, kartu kredit, ponsel serta motor Yamaha NMAX DR 2952 MJ.

Heri mengatakan, INA yang diduga penjual ini memasok ekstasinya dari seseorang. IMS menjalankan perannya sebagai kurir. INA memasok ekstasi sejak Desember lalu. Tepatnya untuk memenuhi pesanan pesta malam pergantian tahun. Ekstasi ini juga terkadang dipakai bersama dengan DA yang merupakan mahasiswi semester IV salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Mataram. “Dia memang sudah jadi PNS. Tapi bisnis ini menggiurkan bagi dia sehingga dia berjualan. Tapi dia tidak ke sembarang orang menjualnya,” tandas Kapolresta. (why)