Oknum Pengemudi Taksi Online Diduga Edarkan Sabu

Oknum pengemudi taksi online digiring Satresnarkoba Polresta Mataram, Rabu lalu. Pelaku diduga mengedarkan sabu sambil mencari penumpang.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pesanan sepi membuat Obak (35) memanfaatkan pekerjaannya untuk mengedarkan narkoba. Pengemudi taksi online ini digerebek Rabu, 23 September 2020. Ditemukan barang bukti 2,40 gram sabu siap edar. “Menurut pengakuan, dia driver taksi online,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson Kamis, 24 September 2020.

Obak pada saat digerebek sedang santai di kamarnya. Berserakan di lantai sejumlah alat hisap sabu. Diduga, kamar tersebut dipakai sebagai lokasi pesta sabu. Tampak dari pipet kaca yang di dalamnya masih tersimpan butiran sabu.

Iklan

Kemudian di dalam sebungkus rokok, ditemukan lima poket sabu. Poket tersebut terdiri dari pecahan siap edar dengan berat beragam, mulai dari 0,36 gram sampai 0,40 gram. “Diduga penjual sabu. Barang buktinya semua 2,40 gram,” kata Ericson.

Di tempat parkir, satu unit Nissan Livina warna hitam juga digeledah. Tapi nihil barang bukti. Mobil ini dipakai Obak untuk mengangkut penumpang taksi online. “Dia sering transaksi sambil mencari penumpang,” imbuhnya.

Sementara di kawasan Turida, Sandubaya, Mataram, seorang janda berinisial MU (28) ditangkap atas dugaan peredaran sabu. “Pelaku ini jualan baju online,” sebut Ericson. Wanita tersebut sudah beberapa pekan belakangan ini masuk pantauan Satresnarkoba Polresta Mataram. MU cukup cerdik dalam mengelabui penyembunyian narkobanya. “Sabu dimasukkan dalam boneka dan bantal. Beratnya 0,89 gram,” imbuhnya.

Bisnis baju online-nya hanya samaran. Modus itu pula yang dipakai MU dalam mengirimkan pesanan sabu ke pelanggan. MU ini diduga hanya pemain kecil-kecilan. Baru dua minggu belakangan ini dia mulai berjualan. “Barangnya dari bandar di Kota Mataram. Ini identitasnya sudah kita ketahui. Sedang kita kembangkan,” tutup Ericson. (why)