Oknum Pegawai Kecamatan Kembalikan Dana Marbot

Marbot masjid Desa Darek menerima pengembalian dana marbot masjid yang diduga diselewengkan oknum kecamatan, Minggu,  13 Januari malam. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Oknum pegawai di Kecamatan Praya Barat Daya, Ka, akhirnya mengembalikan dana insentif bagi puluhan marbot yang diduga diselewengkannya. Proses pengembalian dana insentif tersebut dilakukan secara bertahap ke semua marbot masjid di 11 desa di Kecamatan Praya Barat Daya, sejak Minggu,  13 Januari 2019 malam.

Dana yang dikembalikan ialah insentif untuk jatah triwulan kedua dan ketiga. Sedangkan untuk yang triwulan keempat, akan diserahkan oleh Bagian Kesra Setda Loteng. “Sudah ada pengembalian. Tadi malam (Minggu kemarin,red) marbot yang ada di Desa Darek juga sudah menerima dana tersebut,” aku Sekretaris Desa (Sekdes) Darek, Bahri, kepada Suara NTB, Senin,  14 Januari 2019.

Ia menjelaskan, total ada lima orang marbot di Desa Darek dengan total dana yang diterima sebanyak Rp 1,2 juta per orang. Karena untuk jatah triwulan pertama sebesar Rp 600 ribu sudah diterima tahun 2018. Sedangakan untuk jatah triwulan ke empat akan dibagikan langsung pihak pemerintah kabupaten.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P. Girsang, SIK., menegaskan kalau proses hukum terkait kasus dugaan penyelewengan dana marbot tersebut tetap berlanjut. Meski nantinya ada pengembalian oleh oknum kecamatan yang bersangkutan, karena dari sisi unsur melawan hukum sudah ada. Tinggal diperkuat oleh alat bukti serta pendukung yang ada.  “Proses hukum tetap akan berlanjut. Kendati ada pengembalian. Karena pengembalian dilakukan setelah ada proses hukum,” tandasnya.

Polisi dalam hal ini menyelidiki dua dugaan pelanggaran hukum, yakni pidana umum berupa dugaan penggelapan serta pidana khusus berupa dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Mengingat status oknum kecamatan merupakan pejabat daerah.  “Dalam beberapa hari ke depan, sejumlah saksi akan kita panggil. Terutama para marbot yang dananya diduga diselewengkan tersebut,” pungkas Rafles. (kir)